BEKASI.POJOKSATU.ID - Aksi pencurian terjadi di sebuah rumah tahfiz Al-Qur’an di kawasan Jatiasih, Kota Bekasi, yang diduga berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026.
Pelaku memanfaatkan kondisi bangunan yang sedang kosong untuk mengambil berbagai barang berharga milik para santri. Saat kejadian, seluruh ustazah dan santri tidak berada di lokasi, sehingga rumah ditinggalkan tanpa penghuni selama satu malam.
Diduga, pelaku masuk dengan cara merusak dua jendela kamar, sehingga dapat leluasa mengakses bagian dalam bangunan
Baca Juga: Saat Patroli, Anggota Polres Metro Bekasi Tangkap Pelaku Curanmor
Pembina Rumah Qur’an Ummu Khadijah, Ustaz Deden Masykur Farid, mengatakan pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut setelah kembali ke lokasi dan mendapati kondisi ruangan dalam keadaan berantakan.
“Terjadi kemalingan di Rumah Qur’an Ummu Khadijah ini ketika para santri sedang tidak ada di tempat,” kata Deden, Rabu 25 Maret 2026.
Ia menjelaskan, sedikitnya 22 unit ponsel milik santri yang sebelumnya dikumpulkan di kamar ustaz hilang dibawa pelaku.
“Ada 22 HP milik santri karena memang tidak boleh dipegang, jadi dikumpulkan. Itu hampir semuanya diambil,” ujarnya.
Selain ponsel, pelaku juga membawa dua unit laptop, satu tablet merek Samsung, sejumlah uang tunai dengan nominal berbeda, serta perhiasan emas.
Baca Juga: Polisi Tangkap 5 Remaja Diduga Hendak Tawuran di Bekasi Utara
“Laptop dua, satu tablet, uang ada yang Rp1 juta, ada Rp2 juta, sama satu emas juga hilang,” ungkapnya.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Jatiasih. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti.
“Yang dibawa polisi tadi alat congkel, berupa cangkul yang tertinggal di lokasi,” jelas Deden.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan guna mengungkap pelaku. Pihak pengelola berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama, terutama menjelang momentum Idulfitri.
“Kami berharap ini jadi perhatian bersama, apalagi menjelang Idulfitri. Semoga pelaku bisa segera tertangkap,” tandas Deden.***




