BEKASI.POJOKSATU.id - Sejumlah perwakilan warga Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, bersama dengan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kertarahayu Dedi bin Darip bertolak ke Lembur Pakuan di Subang, Rabu, 1 April 2026.

Dalam kesempatan itu mereka hendak mengadukan persoalan jalan yang diputus sepihak oleh kontraktor Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.

Pemutusan jalan tersebut membuat warga kehilangan akses menuju wilayah seberang dan mengharuskan mereka berputar lebih jauh. Padahal, akses jalan tersebut kerap dilewati warga yang bersepeda maupun yang berjalan kaki.

Baca Juga: Terjadi Lagi, Jalan Desa Kertarahayu Dekat Lapangan Rawagelagah Terputus Proyek Tol Japek II Selatan, Ketua BPD: Tidak Pernah Ada Konfirmasi

Aksi protes sudah mereka lakukan di wilayah Tol Japek II Selatan tapi tak digubris sama sekali oleh kontraktor tol tersebut.

Ketua BPD Kertarahayu Dedi menjelaskan dia bersama warga sudah mengadukan persoalan itu kepada Pos Pengaduan yang dibentuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Kita mengantarkan surat ke Tim Pengaduan yang seharusnya sudah buka sejak 25 Maret, tapi ternyata belum. Kami akan menjadwalkan ulang berangkat ke sana," ucap dia, Kamis, 2 April 2026.

Dedi dan warga berharap persoalan pemutusan jalan sepihak oleh kontraktor Tol Japek II Selatan dapat direspons oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.***