BEKASI.POJOKSATU.ID - Ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional atau disingkat FLS3N tingkat Kecamatan Tambun Selatan tahun 2026 menjadi momentum penting dalam melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang siap mengharumkan nama Kabupaten Bekasi ke jenjang yang lebih tinggi.

Kegiatan yang dipusatkan di SDN Tridaya Sakti 04 ini mempertemukan siswa-siswi terbaik dari 10 gugus sekolah dasar negeri dan swasta.

Mereka merupakan hasil seleksi ketat di tingkat gugus, yang kemudian melaju untuk bersaing di tingkat kecamatan.

Ketua Panitia FLS3N Tambun Selatan, Uci Sanusi, menjelaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari proses regenerasi prestasi di bidang seni dan sastra sejak usia dini.

Baca Juga: Hampir 30 Ribu Jemaah Haji Jabar Serbu Asrama Bekasi, Persiapan Dikebut 90 Persen

“Peserta yang bertanding saat ini merupakan hasil seleksi di tingkat gugus. Nantinya, juara satu di tingkat kecamatan akan mewakili ke FLS3N tingkat kabupaten,” ujarnya, dikutip dari Radar Bekasi, 17 April 2026.

Menurutnya, sistem seleksi berjenjang ini menjadi langkah strategis untuk menjaring siswa-siswa terbaik yang memiliki potensi besar untuk berkembang hingga ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan nasional.

Dalam FLS3N tahun ini, para peserta mengikuti tujuh cabang lomba, mulai dari gambar bercerita, menyanyi solo, kriya, mendongeng, menulis cerita, pantomim, hingga tari.

Ragam lomba tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengasah kemampuan mereka secara maksimal.

Baca Juga: Orangtua Siswi SMAN 2 Kota Bekasi Tolak Permintaan Rp200 Juta dalam Kasus Dugaan Perundungan

Mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Anak melalui Kreativitas dan Apresiasi Budaya”, FLS3N juga diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya.

Uci menambahkan, melalui ajang ini, siswa didorong untuk terus berkembang dan tidak berhenti pada satu pencapaian saja.

Ia berharap para peserta dapat menjadikan FLS3N sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi.

“Tentu adanya festival ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa terhadap seni dan sastra serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi terbaik,” ungkapnya.

Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa potensi generasi muda di Kabupaten Bekasi sangat besar, khususnya di bidang seni dan sastra.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, bukan tidak mungkin dari ajang ini akan lahir talenta-talenta yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

FLS3N pun menjadi bukti bahwa regenerasi prestasi tidak hanya bergantung pada akademik, tetapi juga pada ruang-ruang kreatif yang memberi kesempatan bagi siswa untuk berkembang secara menyeluruh.***