BEKASI.POJOKSATU.id - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bekasi resmi membuka pendaftaran Pemilihan Duta Baca Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam meningkatkan budaya literasi sekaligus menjadi wajah perpustakaan daerah di tengah masyarakat.
Pemilihan Duta Baca Kabupaten Bekasi ditujukan bagi pemuda dan pemudi berusia 15 hingga 24 tahun yang memiliki kepedulian terhadap dunia literasi, aktif dalam kegiatan sosial, serta siap menjadi penggerak minat baca di Kabupaten Bekasi.
Panitia telah menetapkan sejumlah persyaratan administrasi dan kriteria khusus yang wajib dipenuhi oleh seluruh peserta.
Baca Juga: Pemilihan Duta Baca Kabupaten Bekasi 2026 Dibuka, Simak Jadwal Pendaftaran hingga Grand Final
Persyaratan Administrasi Duta Baca Kabupaten Bekasi 2026
Peserta yang ingin mengikuti seleksi Duta Baca Kabupaten Bekasi 2026 harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1. Berusia 15–24 tahun.
2. Merupakan warga dan berdomisili di Kabupaten Bekasi, yang dibuktikan dengan melampirkan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP).
3. Melampirkan surat keterangan aktif dari sekolah atau perguruan tinggi bagi peserta yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa.
4. Menyerahkan pas foto berwarna dengan ketentuan:
- Foto setengah badan dengan pose formal;
- Latar belakang merah;
- Format PNG dengan kualitas HD.
- Adapun ketentuan pakaian peserta meliputi:
- Laki-laki: Kemeja putih polos, celana hitam, dan rambut rapi.
- Perempuan: Kemeja putih polos, kerudung hitam bagi yang berhijab atau rambut ditata rapi bagi yang tidak berhijab, serta menggunakan rok hitam.
5. Melampirkan hasil scan ijazah terakhir atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
6. Menjadi anggota Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi, yang dibuktikan dengan melampirkan foto Kartu Tanda Anggota (KTA) perpustakaan.
Bagi peserta yang belum memiliki KTA, dapat melakukan pendaftaran anggota terlebih dahulu di Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi.
7. Menulis esai bertema "Andai Aku Jadi Duta Baca" dengan ketentuan:
Menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12;
Spasi 1,5;
Judul menggunakan ukuran 14 dan dicetak tebal (bold);
Kertas ukuran A4 dengan margin normal;
Maksimal 250 kata;
Dikumpulkan dalam format PDF.
8. Menghafal Lagu Mars Perpustakaan Nasional dan Lagu Duta Baca Kabupaten Bekasi.
9. Membuat surat pernyataan kesediaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Disarpus Kabupaten Bekasi dengan menggunakan materai Rp10.000.
10. Membuat dan mempublikasikan video personal branding serta kegiatan literasi dengan ketentuan:
- Durasi maksimal dua menit;
- Format video vertikal (portrait);
- Menggunakan sampul, frame video, dan caption resmi yang telah disediakan panitia;
- Diunggah melalui akun Instagram pribadi yang tidak dalam mode privat;
- Menggunakan fitur kolaborasi dengan akun Instagram @dutabacakabbekasi dan @disarpus_bekasikab.
Baca Juga: Pendaftaran Seleksi Duta Baca Kabupaten Bekasi 2026, Generasi Muda Diajak Jadi Penggerak Literasi
Soft Skills yang Harus Dimiliki Peserta
Selain kelengkapan administrasi, peserta juga diharapkan memiliki sejumlah kemampuan nonteknis (soft skills), di antaranya:
- Memahami peran dan fungsi perpustakaan;
- Memahami konsep dan aktivitas literasi;
- Memiliki kredibilitas, kapabilitas, serta diterima dengan baik oleh masyarakat;
- Komunikatif, kreatif, dan dinamis;
- Berpenampilan menarik;
- Memiliki kepribadian baik, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan;
- Tidak menjadi pengurus maupun anggota partai politik atau terlibat dalam kegiatan politik praktis;
- Tidak mengikuti ajang serupa selama masa penugasan Duta Baca yang berlangsung selama satu tahun;
- Bersedia meluangkan waktu untuk menjalankan tugas dan program Duta Baca Kabupaten Bekasi.
Hard Skills Jadi Nilai Tambah
Panitia juga menekankan pentingnya kemampuan teknis atau hard skills bagi peserta. Calon Duta Baca diharapkan memiliki keterampilan khusus yang berkaitan dengan perpustakaan dan literasi, serta bakat umum lainnya yang dapat mendukung peran sebagai penggerak literasi di masyarakat.
Melalui seleksi ini, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi berharap dapat melahirkan figur-figur muda inspiratif yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan mengajak masyarakat untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.***




