BEKASI.POJOKSATU.id - Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI melakukan peninjauan terhadap progres pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi yang berlokasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Jumat, 12 Juni 2026.
Sekolah Rakyat yang berdiri di atas lahan seluas 5,4 hektare tersebut diproyeksikan mampu menampung sebanyak 1.080 peserta didik baru.
Saat ini, pembangunan fasilitas pendidikan tersebut telah mencapai progres sekitar 83 persen dan ditargetkan selesai sebelum dimulainya tahun ajaran 2026/2027.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, yang memimpin kunjungan kerja tersebut menekankan pentingnya menjaga kualitas pembangunan meskipun waktu pengerjaan relatif terbatas.
Menurutnya, percepatan pembangunan tidak boleh mengurangi standar mutu bangunan yang telah ditetapkan. Karena itu, pihak pelaksana proyek dan instansi terkait diminta terus melakukan pengawasan secara intensif.
"Karena waktu pembangunan yang terbatas, kami berharap tidak ada penurunan kualitas dan hal tersebut harus tetap dijaga. Kami meminta mitra terkait, yakni PT Brantas Abipraya dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, terus melakukan pemantauan dan pengawasan," ujar dia.
Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung pembelajaran dan kebutuhan siswa. Fasilitas tersebut meliputi ruang kelas, asrama putra dan putri, kantin, masjid, rumah susun guru, dapur, serta sarana olahraga seperti lapangan mini soccer, lapangan basket, dan lapangan upacara.
Baca Juga: Jaga Bekasi On The Spot di Setu, Polres Metro Bekasi Ajak Warga Perangi Tawuran dan Narkoba
Keberadaan Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan sumber daya manusia di Kabupaten Bekasi.***




