BEKASI.POJOKSATU.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan kegawatdaruratan melalui Call Center 119 dan aplikasi Tombol Sirine sebagai bagian dari upaya mempercepat respons terhadap kondisi darurat.
Imbauan tersebut disampaikan di sela pelaksanaan simulasi penanganan bencana massal yang melibatkan sekitar 80 relawan ambulans, tenaga kesehatan, dan mitra pelayanan kegawatdaruratan di Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis, 16 Juli 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Arief Kurnia, mengatakan masyarakat dapat menggunakan aplikasi Tombol Sirine untuk mempercepat pengiriman bantuan ketika menghadapi keadaan darurat.
Baca Juga: Pemdes Cikarageman Perkuat Layanan Kesehatan, Miliki 17 Posyandu untuk Warga
"Kami mengimbau masyarakat mengunduh aplikasi Tombol Sirine. Saat terjadi keadaan darurat, masyarakat cukup menekan tombol tersebut sehingga petugas dapat segera mengirimkan bantuan ke lokasi," jelasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD PSC 119 Kabupaten Bekasi, Nalin Suhendrik, menjelaskan keterlibatan 80 relawan ambulans dalam simulasi menjadi bagian dari penguatan jaringan pelayanan kegawatdaruratan di Kabupaten Bekasi.
"Pelatihan ini bertujuan meng-upgrade kemampuan relawan dan personel PSC 119 agar lebih terampil menangani korban bencana massal. Semakin baik kompetensi petugas, semakin cepat masyarakat mendapatkan pertolongan," ujarnya.
Menurut Nalin, layanan kegawatdaruratan dijalankan melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yang menghubungkan PSC 119 dengan rumah sakit, puskesmas, serta relawan di berbagai wilayah.
Baca Juga: Koperasi Karyawan PT Epson Indonesia Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Rp3 Miliar ke Polisi
"Saat ada laporan masuk, kami mengerahkan ambulans yang paling dekat dengan lokasi korban. Dengan sistem ini, waktu respons menjadi lebih cepat sehingga peluang keselamatan korban dapat ditingkatkan," katanya.
Ia menambahkan, seiring bertambahnya jumlah penduduk dan luas wilayah Kabupaten Bekasi, PSC 119 masih membutuhkan tambahan tenaga medis, khususnya dokter, serta armada ambulans agar pelayanan dapat menjangkau seluruh wilayah secara lebih optimal.
"Kami berharap penguatan SDM, sarana, dan kolaborasi dengan relawan terus berjalan sehingga PSC 119 semakin siap memberikan pelayanan kegawatdaruratan yang cepat, profesional, dan mudah diakses oleh masyarakat," pungkasnya.***




