BEKASI.POJOKSATU.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Minat, Bakat, dan Prestasi Pendidikan Nonformal/Kesetaraan (Gema Tunas) 2026 di Bumi Perkemahan Karang Kitri, Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu, pada 18–19 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik pendidikan nonformal untuk mengasah kemampuan, membentuk karakter, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan melalui berbagai aktivitas kepramukaan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, mengatakan Gema Tunas merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan kepada warga belajar di jalur pendidikan nonformal untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang edukatif dan berorientasi pada pembentukan karakter.

Baca Juga: Anak Tak Lolos SPMB, Orangtua Gembok Gerbang SMPN 6 Tambun Utara

"Kegiatan Gema Tunas ini menjadi sarana bagi warga belajar untuk mengembangkan potensi diri, melatih kemandirian, serta menumbuhkan rasa kebersamaan. Melalui kegiatan ini kami ingin membentuk generasi yang tangguh, disiplin, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi," ujarnya.

Imam menjelaskan, pelaksanaan Gema Tunas mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Program tersebut ditujukan bagi peserta didik di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sebagai bagian dari penguatan pendidikan nonformal.

Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, keberanian, dan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Gerakan Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membangun karakter. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, keberanian, kerja sama, dan kepemimpinan menjadi bekal penting bagi warga belajar dalam menghadapi tantangan kehidupan," katanya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Dinkes Kabupaten Bekasi Sosialisasikan Perlindungan Jaminan Sosial bagi 100 Relawan Ambulans

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta membentuk sikap positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan masyarakat.

Imam berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus mendukung kemajuan pendidikan nonformal di Kabupaten Bekasi.

Melalui Gema Tunas 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh warga belajar tanpa membedakan jalur pendidikan.***