BEKASI.POJOKSATU.id – Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan (Ampel) melakukan perbaikan rumah tidak layak huni milik warga RT 1 RW 13, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Rumah tersebut sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan dan kerap mengalami kebocoran saat hujan. Kondisi ekonomi pemilik rumah yang terbatas membuat proses renovasi belum dapat dilakukan secara mandiri.
Melihat kondisi tersebut, Ketua Umum Ampel, Nemin, berinisiatif menggalang perbaikan rumah secara swadaya bersama masyarakat sekitar.
"Saat turun hujan rumahnya sering kebocoran, sehingga kami dari Ampel membangun rumah ini agar segera menjadi laik huni," ujar Nemin.
Baca Juga: Camat Setu Terima Surat Pengunduran Diri Lurah Burangkeng Nemin, Masih Tunggu Persetujuan Plt Bupati
Menurut Nemin, kegiatan perbaikan rumah tersebut sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat dan tidak menggunakan bantuan dari pemerintah.
Ia mengatakan kondisi rumah warga menjadi perhatian setelah masyarakat sekitar menyampaikan keluhan mengenai tempat tinggal yang kurang layak.
"Kami berkoordinasi dengan warga sekitar bagaimana rumah ini diperbaiki. Saya sangat prihatin melihat rumah warga seperti ini. Yang penting warga itu saat menempati rumah bisa nyaman," katanya.
Nemin menjelaskan program perbaikan rumah warga tersebut bukan kegiatan pertama yang dilakukan Ampel. Sebelumnya, organisasi tersebut juga telah membantu memperbaiki satu rumah warga dalam kondisi serupa.
Program tersebut rencananya akan terus dilanjutkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang memiliki keterbatasan biaya untuk memperbaiki tempat tinggalnya.
Baca Juga: Semarak HUT RI ke-81, 16 RW di Cikarageman Bekasi Ikuti Gerak Jalan
"Ada satu rumah lagi yang memang sangat wajar kita perbaiki. Sebelum memberikan bantuan kita cek dulu keadaannya seperti apa, rumahnya seperti apa," jelas Nemin.
Menurutnya, setiap rumah yang akan mendapatkan bantuan terlebih dahulu diperiksa kondisinya untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Ampel berharap kegiatan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan dan kehidupan sosial di sekitarnya.***




