BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga dan melestarikan warisan perjuangan Pahlawan Nasional KH Noer Alie, termasuk memberikan dukungan terhadap keberlangsungan Pondok Pesantren Attaqwa.
Komitmen tersebut disampaikan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat menghadiri zikir bersama dan tabur bunga di makam KH Noer Alie di kompleks Pondok Pesantren Attaqwa Putri, Kecamatan Babelan, Minggu, 16 Agustus 2026.
Asep menegaskan berbagai peninggalan KH Noer Alie, mulai dari masjid, makam hingga pesantren, merupakan warisan sejarah yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
Baca Juga: Plt Bupati Bekasi Ajak Teladani Perjuangan KH Noer Alie saat Zikir Bersama dan Tabur Bunga
"Jangan sampai kita melupakan jasa orang yang telah berjuang untuk Kabupaten Bekasi dan Republik Indonesia. Seluruh kepala SKPD, camat, hingga kepala desa memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga peninggalan beliau," tegasnya.
Ia mengatakan Pemkab Bekasi akan terus mendukung pengembangan Pondok Pesantren Attaqwa. Bahkan, pemerintah siap membantu proses perizinan apabila pesantren berencana membangun fasilitas pelayanan kesehatan seperti klinik.
"Insyaallah kebutuhan Pesantren Attaqwa akan terus kami dukung. Ini merupakan warisan yang harus dilestarikan oleh setiap pemimpin Kabupaten Bekasi," ujarnya.
Ketua Umum Yayasan Attaqwa Pusat, Dr. KH. Irfan Mas'ud, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap perjuangan KH Noer Alie. Menurutnya, penghormatan kepada para pahlawan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap semangat perjuangan KH Noer Alie mampu menginspirasi seluruh masyarakat dan pemerintah untuk terus membangun Kabupaten Bekasi yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi tabur bunga di makam KH Noer Alie sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih atas jasa dan pengorbanan beliau bagi bangsa dan daerah.***




