BEKASI.POJOKSATU.id - Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang menghadirkan pelayanan khusus bagi peserta dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026.
Mengusung konsep Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan (3M), rangkaian kegiatan Harpelnas tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas layanan, tetapi juga edukasi perlindungan jaminan sosial hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang, Muhyiddin Dj, mengatakan pihaknya memberikan sejumlah pengalaman layanan berbeda kepada peserta yang datang ke kantor cabang.
"Hari ini kami memberikan pelayanan spesial dan apresiasi kepada peserta, edukasi dan pendampingan layanan, Bazar UMKM produk Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian penerima manfaat (PEKA), serta perluasan perlindungan melalui gerebek komunitas," kata Muhyiddin di Cikarang.
Baca Juga: Camat Pebayuran Dorong Pemeliharaan Irigasi Rutin agar Kekeringan Tak Terulang
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi tema Harpelnas 2026, yakni "Proaktif Melayani, Memberdayakan Secara Berkelanjutan dan Menciptakan Nilai yang Melampaui Perlindungan."
Tema tersebut menjadi landasan bagi BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang untuk menghadirkan pelayanan yang lebih proaktif sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta dan para pemangku kepentingan.
Muhyiddin menjelaskan, konsep 3M merupakan tiga pilar yang saling berkaitan. Implementasinya diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengalaman peserta, memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus meningkatkan kebermanfaatan program.
Pada momentum tersebut, Muhyiddin turut turun langsung melayani peserta yang datang ke kantor. Selain memberikan apresiasi, ia juga berinteraksi dengan peserta melalui edukasi mengenai layanan dan manfaat program.
Di sisi lain, program PEKA turut diintegrasikan melalui kehadiran pelaku UMKM yang mendapatkan ruang untuk mempromosikan produknya.
Baca Juga: Normalisasi Irigasi Pebayuran Capai 50 Persen, Ditargetkan Rampung Sebulan Lagi
Ia berharap Harpelnas tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut, kata dia, harus menjadi kesempatan untuk menciptakan pengalaman layanan yang berkesan sekaligus membantu membuka akses promosi dan pemasaran bagi produk UMKM binaan.
Pria yang akrab disapa Indhy itu menilai Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan BPJS Ketenagakerjaan dengan peserta dan stakeholder.
"Setiap pekerja tidak hanya berhak memperoleh rasa aman melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga berhak mendapatkan pengalaman layanan yang positif, mudah, ramah, proaktif serta memberikan nilai tambah," ujarnya.
Melayani dengan Pengalaman Berbeda
Pilar pertama, Melayani, diwujudkan melalui peningkatan pengalaman peserta sejak memasuki area pelayanan kantor cabang.
Peserta mendapatkan penyambutan, pendampingan layanan, suvenir apresiasi, bantuan penggunaan layanan digital, edukasi dan aktivasi aplikasi JMO, hingga penyelesaian kebutuhan secara cepat dan tuntas.
BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Cikarang juga menyediakan konsumsi serta kupon yang dapat digunakan peserta untuk menikmati kuliner dari tenant UMKM di sekitar area kantor.
"Konsep tersebut sejalan dengan arahan Customer Experience Day yang menekankan pelayanan proaktif, personal, ramah, responsif serta penyelesaian kebutuhan peserta," kata Muhyiddin.
Perluas Perlindungan Lewat Gerebek Komunitas
Sementara itu, pilar kedua, Melindungi, dilakukan melalui edukasi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan kepada peserta, masyarakat, serta komunitas pekerja.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi memperluas cakupan kepesertaan melalui pendekatan protection goes to community.
Pendekatan ini menyasar kelompok yang dinilai masih membutuhkan perluasan perlindungan, seperti pekerja informal, pekerja rentan, pelaku UMKM, serta kelompok pekerja lainnya.
Baca Juga: Camat Pebayuran Dorong Pemeliharaan Irigasi Rutin agar Kekeringan Tak Terulang
"Pendekatan ini secara khusus menyasar pekerja informal, pekerja rentan, pelaku UMKM maupun kelompok pekerja yang belum memperoleh perlindungan secara optimal. Bentuk kegiatan yang kami lakukan hari ini adalah gerebek komunitas dengan tujuan edukasi program dan akuisisi kepesertaan secara langsung," jelasnya.
Beri Ruang Promosi bagi UMKM
Adapun pilar ketiga, Memberdayakan, diwujudkan melalui penyelenggaraan Bazar UMKM dan Showcase Produk PEKA di area Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang.
Sebanyak lima pelaku UMKM mendapatkan fasilitas gerai untuk mempromosikan produk mereka. Selain itu, tersedia sejumlah gerai kuliner pendukung, seperti siomay, batagor, dan Es Teh Poci.
Muhyiddin mengatakan peserta yang datang untuk mendapatkan pelayanan juga diberikan kupon untuk menikmati produk kuliner yang disediakan oleh pelaku UMKM.
"Sebagai implementasi pilar Memberdayakan, kami menyelenggarakan Bazar UMKM dan Showcase Produk PEKA di area kantor cabang. Pelanggan yang datang langsung untuk mendapatkan pelayanan kami berikan kupon untuk mencicipi secara langsung aneka kuliner milik pelaku usaha kecil yang kami sediakan khusus di Hari Pelanggan Nasional ini," pungkasnya.***




