BEKASI.POJOKSATU.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan persawahan yang melanda Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 26 September 2026.

Langkah ini diambil guna merespons ancaman kekeringan ratusan hektare lahan pertanian akibat sedimentasi dan dangkalnya pasokan irigasi.

Kondisi kritis di sektor pertanian hilir ini dinilai menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan usaha tani lokal sekaligus pemenuhan target swasembada pangan nasional.

Sidak yang dilakukan Menteri PU turut memperkuat langkah tanggap yang telah digaungkan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Sebelumnya, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja telah mengawali percepatan normalisasi jaringan irigasi Saluran Sekunder (SS) Bendungan Kedung Gede (BKG) sejak awal September 2026.

Baca Juga: Pilkades 11 Desa di Setu Kondusif, Camat Minta Kades Terpilih Tingkatkan Pelayanan Publik

Dinas terkait dan Pemkab Bekasi memfokuskan pengerjaan pengerukan eceng gondok serta pendalaman debit air dari titik BKG 15, 17, hingga BKG 20. Langkah ini ditargetkan tuntas dalam rentang satu bulan agar aliran air dapat menembus area krisis di BKG 34 hingga BKG 38.

Temuan di lapangan menunjukkan bahwa kendala utama tidak hanya terletak pada saluran sekunder, melainkan juga disebabkan oleh tidak berfungsinya saluran irigasi tersier akibat minimnya pemeliharaan.

Oleh karena itu, kehadiran Menteri PU diharapkan dapat mengintegrasikan perbaikan saluran irigasi yang dikerjakan Pemkab Bekasi dengan pembenahan jaringan tersier dari pemerintah pusat. Sinergi ini dinilai menjadi fondasi utama untuk memastikan kepastian pasokan air benar-benar sampai ke petak sawah para petani.***