BEKASI.POJOKSATU.id - KAI Commuter menglarifikasi insiden munculnya kepulan asap dari rangkaian KRL Commuter Line PLB No. 6031A relasi Cikarang–Kampung Bandan di Stasiun Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Selasa, 29 September 2026.

Asap yang sempat menggegerkan pengguna jasa sekitar pukul 12.02 WIB di jalur 4 tersebut dipastikan bersumber dari sampah yang menyangkut di area pantograf kereta.

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi bahwa kepulan asap timbul pada bagian atap kereta keenam akibat gesekan material sampah dengan perangkat pantograf penarik arus listrik. Tim teknis di lokasi bergerak cepat menanggulangi potensi bahaya dengan mengisolasi serta menurunkan satu unit pantograf yang terdampak.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas teknis terkait di lokasi, tim teknis menemukan adanya sampah dekat pantograf kereta sehingga menimbulkan gesekan dan asap," jelas Leza, Selasa, 29 September 2026.

Baca Juga: Camat Setu Lantik 11 Penjabat Kepala Desa, Pastikan Transisi Pemerintahan Berjalan Lancar

Operasional rangkaian dinyatakan steril dan aman pada pukul 12.25 WIB. Guna menjamin ketepatan waktu penumpang, KAI Commuter segera mengalihkan seluruh pengguna jasa KRL PLB No. 6031A ke rangkaian Commuter Line PLB No. 5543C yang bersandar di jalur 1 Stasiun Cikarang. Insiden ini mengakibatkan perjalanan KRL terkait mengalami keterlambatan sekitar 27 menit.

Atas ketidaknyamanan tersebut, pihak KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf terbuka sekaligus menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di sekitar perlintasan rel kereta api karena dapat mengancam keselamatan perjalanan moda transportasi publik.***