BEKASI.POJOKSATU.ID - Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi sepanjang Januari 2026 menunjukkan skala dampak yang semakin luas.

Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi menyebabkan genangan dan luapan air di berbagai wilayah, mulai dari kawasan pesisir hingga daerah perkotaan.

Kondisi ini mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi turun langsung membantu masyarakat di puluhan titik terdampak.

Baca Juga: Gotong Royong Tanpa Henti, Relawan dan Warga Temukan IRT Hilang di Danau

Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, H. Aminnulloh, mengatakan hingga akhir Januari pihaknya telah menyalurkan bantuan kemanusiaan di sekitar 50 lokasi banjir.

Jumlah tersebut mencerminkan luasnya wilayah terdampak sekaligus besarnya kebutuhan warga yang harus segera ditangani.

“Alhamdulillah, kami sudah turun langsung di sekitar 50 titik banjir untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” ujarnya, Jumat 30 Januari 2026.

Baca Juga: Banjir Bekasi Masih Menggenang, Ini Desa-desa yang Paling Terdampak

Menurut Aminnulloh, wilayah terdampak banjir tidak hanya terpusat di satu kawasan.

Daerah pesisir seperti Muaragembong dan Cabangbungin, hingga wilayah padat penduduk seperti Cikarang Utara dan Tarumajaya, turut merasakan dampak genangan.

Kondisi ini membuat penanganan banjir membutuhkan koordinasi lintas wilayah dan kesiapan logistik dalam skala besar.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Akui Proyek Tanggul Tersendat, Pembebasan Lahan Jadi Masalah

Baznas Kabupaten Bekasi juga terlibat sejak tahap pra-banjir.

Upaya mitigasi dilakukan dengan membantu penguatan tanggul di daerah rawan banjir melalui penyediaan karung dan bambu.

“Kami membantu dari pra-banjir, seperti pemberian karung dan bambu untuk pengamanan tanggul,” jelas Aminnulloh.

Saat banjir terjadi, bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, bahan dapur umum, hingga pakaian layak pakai.

Selain itu, Baznas menurunkan relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang telah terlatih dan berkoordinasi dengan BPBD serta Tagana.

Baca Juga: Tenda Pengungsian dan Dapur Umum Disiapkan, Pemkot Bekasi Pastikan Bantuan Merata Untuk Korban Banjir

“Kami punya relawan BTB sekitar 25 orang dan mereka langsung turun ke lapangan, termasuk menurunkan perahu karet untuk evakuasi,” katanya.

Perahu karet telah digunakan untuk membantu evakuasi warga di sejumlah wilayah dan direncanakan kembali diterjunkan ke daerah yang masih tergenang.

“Rencananya besok kami akan turun lagi ke Tarumajaya karena kondisi di sana masih membutuhkan penanganan,” ujar Aminnulloh.

Baca Juga: Pompa Bendung Bekasi Meledak Pada Saat Beroperasi

Hingga kini, total bantuan yang disalurkan Baznas Kabupaten Bekasi mencapai sekitar Rp250 juta dan masih berpotensi bertambah.

“Saat ini sudah sekitar Rp250 juta yang kami salurkan, dan itu akan terus bertambah melihat kondisi cuaca yang belum menentu,” ucapnya.

Ia menegaskan, kehadiran Baznas merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pemerintah daerah dalam menghadapi bencana berskala besar.

“Ini bagian dari peran kami untuk membackup pemerintah dan hadir langsung di tengah masyarakat,” pungkasnya.***