BEKASI.POJOKSATU.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi hingga memasuki minggu kedua mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Supriadinata, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim medis serta menyiagakan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
“Banjir tahun ini memang cukup luar biasa. Kami dari Dinas Kesehatan fokus memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan membentuk pos-pos kesehatan di wilayah terdampak banjir, terutama di wilayah utara Kabupaten Bekasi,” ujar Supriadinata, Sabtu, 31 Januari 2026.
Beberapa kecamatan menjadi prioritas penanganan, di antaranya Babelan, Tarumajaya, dan Muaragembong.
Selain mendirikan posko kesehatan, Dinas Kesehatan juga telah menerbitkan Surat Keputusan pembentukan Tim Monitoring untuk melakukan pemantauan langsung ke lokasi banjir.
Baca Juga: Banjir Tak Kunjung Surut, Ribuan Warga Bekasi Disambangi Tim Medis dari Pintu ke Pintu
Supriadinata menegaskan seluruh puskesmas di Kabupaten Bekasi tetap beroperasi dan memberikan layanan kesehatan selama 24 jam.
Petugas medis juga menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung lokasi banjir dan tempat pengungsian.
“Seluruh Puskesmas tetap buka, dan petugas melakukan monitoring langsung ke lapangan secara bergantian.
Kami membagi tim menjadi lima kelompok, masing-masing terdiri dari tenaga medis dari empat hingga lima Puskesmas,” jelasnya.
Baca Juga: Bus Klinik Berjalan PDIP Turun ke Lokasi Banjir, Layanan USG hingga Laboratorium Dibuka Gratis
Untuk memperkuat pelayanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi turut menggelar bakti sosial kesehatan dengan melibatkan sekitar 33 organisasi profesi kesehatan, termasuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan organisasi profesi lainnya.***




