BEKASI.POJOKSATU.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim hujan Kabupaten Bekasi yang diperkirakan berlangsung hingga Januari. Imbauan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya sejumlah titik banjir di beberapa wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengatakan bahwa berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas curah hujan tertinggi terjadi sejak akhir Desember hingga Januari. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir, terutama di kawasan rawan seperti daerah aliran sungai dan wilayah dataran rendah.
“Mitigasi sudah kami lakukan dengan menyampaikan informasi kepada masyarakat agar bersiap-siap. Apabila terjadi banjir, kami juga mengimbau warga untuk melakukan evakuasi mandiri sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Muchlis, Selasa, 13 Januari 2026.
Baca Juga: KPK Dalami Dugaan Suap Nyumarno dari Sarjan
Ia mengungkapkan, hingga laporan terakhir, terdapat sekitar 12 titik banjir yang sempat terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi. Namun, sebagian besar genangan air kini telah berangsur surut. BPBD masih terus menghimpun data rinci terkait lokasi banjir di masing-masing kecamatan.
Terkait laporan tanggul jebol, Muchlis menyebutkan terdapat satu kejadian di Kecamatan Babelan akibat tingginya debit air. Penanganan saat ini tengah dilakukan, termasuk di Desa Sukamulya. Selain itu, BPBD juga meninjau kondisi genangan di Desa Huripjaya yang diketahui kerap mengalami kejadian serupa.
“Kami bersama tim dan jajaran pemerintah daerah akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan. Harapannya, ke depan bisa dilakukan langkah penanganan jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Bekasi telah menyampaikan imbauan resmi kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai, melalui surat edaran dan media sosial. Warga diminta menyiapkan barang-barang penting dalam satu tas guna memudahkan evakuasi mandiri apabila sewaktu-waktu terjadi luapan air.
Baca Juga: Atasi Banjir Babelan, Pemkab Bekasi Jajaki Kerja Sama dengan Pertamina
“Yang terpenting tetap waspada dan terus mengikuti informasi perkembangan cuaca. Saat ini memang sudah memasuki puncak musim hujan, sehingga kewaspadaan bersama sangat diperlukan,” pungkasnya.




