BEKASI.POJOKSATU.id – Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi, Toto Iskandar, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda menjadi momentum penting untuk menyikapi program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dicanangkan pemerintah pusat.
Menurut Toto, Dekopinda bersama Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi akan bergerak cepat memberikan pendampingan kepada pengurus KDMP agar segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Dekopinda.
“Isu strategis Musda kali ini salah satunya adalah Koperasi Desa Merah Putih. Kami akan bahu-membahu memberikan arahan agar KDMP segera berproses dan berjalan,” ujar Toto, Rabu, 7 Januari 2026.
Baca Juga: Sekda Harapkan 300 Koperasi Nonaktif di Kabupaten Bekasi Aktif Kembali
Ia menjelaskan, langkah awal yang menjadi fokus Dekopinda adalah mendorong percepatan pembangunan gerai dan kantor Koperasi Desa Merah Putih di seluruh desa di Kabupaten Bekasi, sehingga manfaat koperasi dapat langsung dirasakan masyarakat.
Toto juga mengakui, tantangan utama koperasi saat ini terletak pada aspek digitalisasi dan regenerasi pengelola. Selama ini, koperasi masih kerap dipersepsikan sebagai lembaga ekonomi yang identik dengan kalangan usia lanjut.
“Digitalisasi dan regenerasi menjadi tantangan besar. Koperasi harus diisi oleh anak-anak muda, khususnya generasi Z, agar koperasi bisa bersaing dengan perusahaan swasta maupun BUMN,” tegasnya.
Baca Juga: Dua Stafsus Bupati Bekasi Akan Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Ijon Proyek
Untuk menjawab tantangan tersebut, Dekopinda akan mengintensifkan koordinasi dengan Dinas Koperasi guna mendorong keterlibatan generasi muda sebagai anggota sekaligus penggerak koperasi desa.
“Kami ingin koperasi desa merah putih menjadi kekuatan ekonomi baru yang modern, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” pungkas Toto.***




