BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi memprioritaskan perbaikan Jalan Inspeksi Kalimalang sepanjang 33 kilometer menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Jalur strategis yang membentang dari perbatasan Kota Bekasi hingga Kabupaten Karawang itu menjadi fokus utama karena merupakan kewenangan pemerintah daerah serta dilalui ribuan kendaraan setiap harinya.
Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengatakan perbaikan Jalan Inspeksi Kalimalang menjadi perhatian khusus dalam forum lalu lintas bersama aparat kepolisian.
Baca Juga: Jelang Arus Mudik 2026, Bekasi Siapkan Rp11 Miliar Demi Jalan Mulus dan Pemudik Aman
“Fokus kami adalah Jalan Pantura dan Jalan Inspeksi Kalimalang,” ujar Henri, dikutip dari Radar Bekasi, Selasa 24 Februari 2026.
Namun untuk kewenangan anggaran daerah, Henri menegaskan bahwa yang menjadi tanggung jawab langsung Pemkab Bekasi adalah Jalan Inspeksi Kalimalang.
Sementara Jalan Pantura merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Baca Juga: Penumpang Membludak, Dishub Bekasi Siapkan Halte Permanen Transjakarta di Komsen Jatiasih
“Yang menjadi tanggung jawab Pemkab Bekasi hanya Jalan Inspeksi Kalimalang,” jelasnya.
Dengan panjang sekitar 33 kilometer, kondisi jalan di sejumlah titik mengalami kerusakan bervariasi, mulai dari retak hingga berlubang.
Kerusakan tersebut sebagian besar dipicu oleh genangan air akibat curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Air yang menggenang mempercepat kerusakan lapisan aspal, terutama di titik-titik dengan drainase kurang optimal.
Sebagai langkah penanganan cepat menjelang mudik, metode perbaikan yang akan diterapkan adalah tambal sulam.
Metode ini dipilih menyesuaikan dengan kondisi kerusakan dan ketersediaan anggaran yang telah dialokasikan melalui APBD.
Henri mengakui metode tambal sulam menjadi solusi jangka pendek agar jalan tetap layak dilalui saat puncak arus mudik.
Targetnya, perbaikan sudah rampung paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Targetnya (perbaikan selesai, red) H-7 Hari Raya Idulfitri,” tegasnya.
Langkah percepatan ini dinilai penting mengingat Jalan Inspeksi Kalimalang merupakan jalur alternatif sekaligus penghubung vital antarwilayah.
Saat arus mudik meningkat, jalan tersebut kerap menjadi pilihan pengendara untuk menghindari kepadatan di jalur utama.
Baca Juga: Cabai Rawit Melonjak Tajam di Bekasi, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi
Pemerintah daerah berharap dengan perbaikan ini, risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dapat diminimalkan.
Selain itu, kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran dapat terjaga.
Meski bersifat tambal sulam, Pemkab Bekasi memastikan pengerjaan dilakukan secara maksimal agar permukaan jalan kembali rata dan aman dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Cikarang Dorong Transformasi Digital, Layanan JKN Makin Cepat dan Transparan
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Bekasi menuju berbagai daerah tujuan di Jawa Barat dan sekitarnya.
Dengan fokus pada Jalan Inspeksi Kalimalang, Pemkab Bekasi berharap jalur strategis tersebut siap menyambut lonjakan kendaraan dan memberikan perjalanan yang lebih nyaman serta aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.***




