BEKASI.POJOKSATU.ID - Kemudahan akses informasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Bekasi.
Peran tersebut berhasil dijalankan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Bekasi melalui pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi.
Selama periode mudik hingga arus balik, Diskominfosantik menghadirkan berbagai fasilitas pendukung.
Mulai dari pemasangan CCTV di titik-titik strategis hingga penyediaan jaringan WiFi publik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kepala Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik.
“Kami berupaya menghadirkan dukungan teknologi yang dapat memperkuat kerja-kerja pengamanan di lapangan. Melalui CCTV dan WiFi publik, kami ingin memastikan informasi dapat diakses dengan cepat dan kondisi lapangan dapat terpantau secara optimal,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya membantu aparat dalam memantau arus lalu lintas secara real time.
Tetapi juga memberikan kemudahan bagi pemudik untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan selama perjalanan.
Baca Juga: Per 29 Maret 2026, Arus Balik Lebaran 2026 Masih Meningkat
Dengan akses informasi yang cepat dan akurat, masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas, memilih jalur alternatif, hingga menghindari titik-titik kepadatan.
Hal ini secara langsung berdampak pada kenyamanan dan keamanan perjalanan selama momen Lebaran.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, turut mengapresiasi peran Diskominfosantik dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
Ia menilai dukungan teknologi menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan di lapangan.
“Dukungan teknologi yang diberikan sangat membantu kami dalam melakukan pemantauan serta pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” kata Sumarni.
Ia menambahkan, dengan adanya sistem pemantauan berbasis teknologi tersebut, arus kendaraan yang jumlahnya mencapai puluhan ribu dapat dikendalikan dengan lebih baik hingga akhir pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026.
Baca Juga: Kapolres Metro Bekasi Raih Penghargaan DPR RI, Diapresiasi atas Penyelesaian Konflik Warga
Kolaborasi antara Diskominfosantik dan aparat kepolisian ini dinilai mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi padat seperti arus mudik dan balik Lebaran.
Ke depan, pemanfaatan teknologi informasi diharapkan terus ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, cepat, dan efisien, sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.***




