BEKASI.POJOKSATU.id – Kabupaten Bekasi terus mendorong diversifikasi sektor pariwisata melalui pengembangan eduwisata industri. Terobosan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menegaskan bahwa Bekasi tidak hanya identik sebagai kawasan industri semata.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Dede Mauludin, menyampaikan eduwisata industri merupakan salah satu upaya memperkaya atraksi wisata daerah.
“Contoh seperti eduwisata ini, ya. Jadi ada wisata industri. Ini kan salah satu upaya, salah satu bentuk terobosan kita. Di samping memang kita kawasan industri, tapi juga ada wisatanya—eduwisata industri,” kata Dede, belum lama ini.
Ia menilai konsep tersebut sejalan dengan tiga prinsip utama pengembangan pariwisata: promosi, aksesibilitas, dan atraksi. Ketiganya harus saling mendukung agar wisatawan mendapatkan pengalaman lengkap saat berkunjung.
Menurut Dede, Kabupaten Bekasi sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa, mulai dari kuliner, penginapan, hingga bentuk atraksi yang dapat dikembangkan sebagai ciri khas pariwisata daerah.
“Kalau wisata kuliner, apa yang kita tonjolkan. Kita ini luar biasa menurut saya. Sudah kulinernya, penginapannya juga, nah juga ada atraksinya, atraksinya juga luar biasa,” ujarnya.
Dede meyakini hadirnya eduwisata industri dapat memberikan kesan berbeda bagi wisatawan, sekaligus memperluas narasi tentang Bekasi sebagai destinasi yang tidak monoton.
Dengan penguatan atraksi yang lebih variatif, Dinas Pariwisata optimistis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi daerah.***




