BEKASI.POJOKSATU.ID - Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan kembali menunjukkan soliditas internal partai melalui aksi kemanusiaan nyata bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Jawa Barat.
Kehadiran langsung Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto bersama jajaran elite partai saat pelepasan tim kemanusiaan menjadi penegasan bahwa kerja kemanusiaan dijalankan secara kolektif dan terkoordinasi dari pusat hingga daerah.
Pelepasan bantuan yang digelar di Kantor Megawati Institute, Jakarta, Sabtu 31 Januari 2026, melibatkan 150 tenaga medis profesional serta dua unit Bus Klinik Berjalan dengan fasilitas lengkap.
Baca Juga: Kapolres Metro Bekasi Ajak Warga Aktif Laporkan Peredaran Obat Daftar G
Aksi ini digerakkan oleh Bidang Kesehatan DPP PDIP dan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) sebagai bagian dari respons cepat partai terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat.
Ketua Bidang Kesehatan DPP PDIP, dr. Ribka Tjiptaning, menegaskan bahwa keterlibatan langsung elite partai mencerminkan kekompakan struktural PDIP dalam menjalankan mandat kemanusiaan.
“Ini bukan kerja satu orang atau satu bidang saja. Ini gotong royong seluruh struktur partai, dari pusat sampai daerah, sesuai arahan Ibu Ketua Umum,” ujar Ribka.
Baca Juga: Banjir di Telukpucung, Polisi-TNI-Pemda Bersinergi Amankan Pengungsian Warga
Ia menambahkan bahwa kehadiran Hasto Kristiyanto dan jajaran pimpinan lainnya bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk tanggung jawab politik dan moral partai kepada rakyat.
“Ibu Megawati selalu mengingatkan kami agar kader partai hadir bersama rakyat, menangis dan tertawa bersama rakyat. Itulah yang kami jalankan hari ini,” kata Ribka.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa kerja kemanusiaan merupakan napas perjuangan partai yang tidak boleh terputus.
Baca Juga: Ungkap Peredaran Obat Terlarang, Polres Metro Bekasi Klaim Selamatkan Ribuan Jiwa
Menurutnya, soliditas internal partai justru diuji saat menghadapi situasi krisis.
“Di saat rakyat menghadapi musibah, seluruh kekuatan partai harus bergerak bersama. Inilah wujud gotong royong yang menjadi jati diri PDI Perjuangan,” ujar Hasto.
Bus Klinik Berjalan PDIP dilengkapi layanan poli umum, gigi, mata, USG, laboratorium, serta apotek, dengan prioritas pelayanan di Kabupaten Karawang, Bekasi, dan Subang yang terdampak paling parah.
Selain itu, PDIP juga melanjutkan misi Kapal Rumah Sakit Apung Malahayati untuk menjangkau masyarakat di wilayah pesisir.
Baca Juga: Puskesmas Keliling Muaragembong Jangkau Warga Terdampak Banjir
Aksi kemanusiaan ini sekaligus menegaskan bahwa soliditas PDIP tidak hanya terbangun dalam momentum politik elektoral, tetapi juga dalam kerja nyata melayani masyarakat.
Dari elite pusat hingga kader di lapangan, PDIP menunjukkan kekompakan struktur partai dalam merespons kebutuhan rakyat secara langsung dan berkelanjutan.***




