BEKASI.POJOKSATU.id - Calon Kepala Desa Ragemanunggal nomor urut 2, Endi, mengklaim sekitar 1.200 pendukung mengikuti kegiatan kampanye yang digelarnya, Rabu, 16 September 2026.

Endi mengatakan, massa yang hadir tidak hanya berasal dari tim sukses dan pendukungnya. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para sesepuh disebut turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah ya, mereka itu kurang lebih 1.200, 1.200 lebih. Mereka para pendukung, para tim sukses kami, begitu antusias,” kata Endi.

Baca Juga: Raih Nomor Urut 2 di Pilkades Ragemanunggal, Endi Optimistis Lanjut Dua Periode

“Tokoh agama, tokoh masyarakat pun, ya para sesepuh, pada ikut ingin ikut berpartisipasi, mendukung kami, menyukseskan kami untuk menjadi kepala desa dua periode, periode 2026-2034,” lanjutnya.

Endi berharap suasana kampanye hingga pelaksanaan pemungutan suara Pilkades Ragemanunggal dapat berlangsung damai.

“Mudah-mudahan semuanya, dengan hari ini kampanye damai dan sampai hari H-nya, pencoblosan, semuanya jadi pemilih Ragemanunggal yang damai,” ujarnya.

Dalam kontestasi Pilkades Ragemanunggal, Endi juga menyebut telah memiliki target perolehan suara. Ia menargetkan dukungan sebesar 70 persen.

“Target saya 70 persen,” kata Endi.

Ketika kembali ditanya mengenai target tersebut, Endi menjawab, “Insyaallah 70 persen.”

Jika kembali terpilih, Endi mengatakan dirinya ingin melanjutkan pembangunan di Desa Ragemanunggal. Ia juga berkomitmen meneruskan visi dan misi yang dibawanya.

“Harapan saya, warga menjadikan saya kepala desa lagi dan melanjutkan pembangunan. Dan visi misi kami, insyaallah akan kami lanjutkan,” katanya.

Baca Juga: Jumlah Pendukung Calon saat Pengundian Nomor Urut Dibatasi 25 Orang, Panpilkades Ragemanunggal Koordinasi dengan Pihak Keamanan

Menjelang hari pemungutan suara, Endi berpesan kepada masyarakat Ragemanunggal agar menggunakan hak pilih secara cerdas dan menjaga kedamaian.

“Kepada semua warga masyarakat, kami berpesan untuk periode 2026-2034 ini, saya berpesan harus jadi pemilih yang cerdas, yang damai,” ujarnya.

Endi juga kembali menyampaikan slogan “Braja Musti” yang menjadi bagian dari kampanyenya. Ia menjelaskan slogan tersebut sebagai ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama membangun desa.

“Braja Musti itu bukan, bukan ilmu, tapi mengajak kepada masyarakat, mari kita membangun desa bersama rakyat, sejahtera, mandiri,” pungkasnya.***