BEKASI, POJOKSATU.id - Akses pelayanan publik di Kantor Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, akhirnya kembali beroperasi normal setelah gembok pada gerbang utama berhasil dibuka, Selasa, 3 November 2026. Penyegelan tersebut merupakan buntut aksi unjuk rasa massa yang berlangsung sejak hari sebelumnya.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Tamansari, Faisal Rahman, mengonfirmasi bahwa penggembokan fasilitas desa tersebut dilakukan oleh oknum massa aksi pada Senin, 2 November 2026, malam sekitar pukul 21.00 WIB, tepat setelah proses musyawarah dan mediasi penyerapan aspirasi selesai digelar.
Akibat penyegelan tersebut, aktivitas pelayanan bagi warga setempat sempat terhenti total sejak Selasa pagi hingga siang hari.
"Ya alhamdulillah kita bisa membuka gembok yang sudah digembok dari semalam. Yang intinya kita bertujuan agar pelayanan terhadap masyarakat Desa Tamansari bisa berlangsung lagi dan tidak ada kekecewaan dari para masyarakat seandainya bisa menerima pelayanan kita," ujar Faisal Rahman.
"Yang awalnya memang dari pagi hingga jam 12.00 ataupun bada zuhur itu kita tidak bisa memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat. Dan syukur sekarang sudah bisa menerima dan juga terselesaikan masalah mengenai pelayanan terhadap masyarakat Desa Tamansari," lanjutnya.
Setelah segel dibuka, seluruh aparatur desa bersama unsur Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) bergerak cepat menggelar aksi kerja bakti untuk membersihkan puing serta sisa sampah dari unjuk rasa.
"Alhamdulillah kami ataupun kita semua perangkat desa bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tamansari, intinya kita kerja bakti untuk membersihkan semua sampah-sampah dan juga puing-puing dan kerusakan-kerusakan yang dirusak oleh aksi orasi kemarin dari pagi sampai sore," jelas Faisal.
Menanggapi dinamika ketidakpuasan sebagian pihak, Pj Kades Tamansari mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa memprioritaskan rasa kebersamaan serta menjaga kondusivitas demi kemajuan pembangunan desa bersama.
"Untuk masyarakat Tamansari saya berharap kita selalu mengedepankan kebersamaan, kepentingan umum, dan kepentingan masyarakat. Dan jangan mementingkan ataupun mengedepankan kepentingan pribadi ataupun golongan, sehingga masyarakat Desa Tamansari bisa lebih baik, lebih solid, lebih maju untuk satu tujuan yaitu membangun Desa Tamansari yang lebih baik," pungkasnya.




