BEKASI.POJOKSATU.id – Rapat Kerja (Raker) pertama PD DMI Kabupaten Bekasi tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Grand Zuri, Jababeka, Sabtu, 27 September 2025, diwarnai dengan sejumlah arahan strategis untuk memperkuat peran masjid dan jamaah.
Ketua PD DMI Jawa Barat, KH Mohammad Mansur Syaerozi, menekankan pentingnya menghidupkan gerakan infak sebagai modal utama dalam pembangunan masjid dan pemberdayaan umat.
Ia mengingatkan agar masjid tidak hanya berfokus pada bangunan fisik, tetapi juga kesejahteraan jamaah.
Baca Juga: Raker Perdana DMI Kabupaten Bekasi 2025 Bahas Konsolidasi dan Permasalahan Masjid
“Kalau masjid sudah megah, jamaah juga harus diperhatikan. Jangan sampai ada yang terjerat rentenir,” pesannya.
KH Mansur juga menegaskan bahwa masjid adalah rumah Allah yang wajib dimakmurkan dengan penuh keikhlasan.
“Siapa pun yang mengurus masjid akan mendapat kemuliaan dari Allah SWT,” tambahnya.
Arahan tersebut sejalan dengan pesan Plt Kepala Kemenag Kabupaten Bekasi, H. Umar Nasir Assubhi, yang menekankan agar program DMI relevan dengan kebutuhan jamaah, serta menerapkan prinsip cepat, inovatif, transparan, dan akuntabel dalam pelaksanaan.***




