BEKASI.POJOKSATU.ID - Kunjungan kerja Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri ke Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, menjadi cerminan nyata implementasi kebijakan pimpinan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional berbasis potensi daerah.

Tidak sekadar seremonial, kehadiran Kapolda bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono menegaskan peran aktif Polri dalam membangun ekosistem logistik internal yang berkelanjutan.

Bertempat di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kapolda meninjau langsung pengelolaan tambak ikan yang menjadi bagian dari rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi Terjang Kabupaten Bekasi, BPBD Catat 171 Titik Kejadian

Lokasi ini dinilai strategis karena memiliki skala budidaya yang besar dan dikelola secara terintegrasi, mulai dari udang vaname, bandeng, hingga nila jair.

Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan bentuk adaptasi institusi terhadap tantangan nasional yang semakin kompleks.

“Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi tambak dalam mendukung kebutuhan bahan baku SPPG Polda Metro Jaya secara berkelanjutan, sekaligus menilai potensi produksi, sistem pengelolaan, serta aspek pengamanan dan pemberdayaan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Lagi Sekadar Wacana, Jumat Bersih Bekasi Aktif Lagi Usai Arahan Presiden

Menurutnya, kebijakan Polri saat ini tidak hanya fokus pada penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga mendorong kemandirian logistik serta ketahanan pangan sebagai bagian dari stabilitas nasional.

Wilayah Muaragembong dipilih karena memiliki potensi perikanan yang besar dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan pengamanan serta pembinaan.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni yang mendampingi kunjungan tersebut menambahkan bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat lokal menjadi kunci keberhasilan program ini.

Baca Juga: Dari Bekasi untuk Indonesia, Desainer Lokal Disebut Siap Bersaing di Level Dunia

Dengan pengelolaan tambak yang baik, diharapkan produktivitas meningkat sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar.

Selain peninjauan tambak, rombongan Kapolda juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir.

Langkah ini menunjukkan pendekatan humanis Polri yang hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga mitra sosial masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran Polri, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap bencana,” kata Asep.

Baca Juga: Anggaran Rp3 Miliar Digelontorkan, Jalan Cipendawa Bekasi Siap Diperbaiki Total

Kunjungan ini diharapkan memperkuat sinergi antara kebijakan pusat dan implementasi di daerah.

Dengan memanfaatkan potensi lokal seperti perikanan Muaragembong, Polri berupaya membangun sistem ketahanan pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

Sekaligus memperkuat logistik internal institusi demi mendukung tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.***