BEKASI.POJOKSATU.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi, mendampingi tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Cikarang Pusat, Jumat, 8 Agustus 2025.
Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan lahan yang akan dijadikan pusat layanan pendidikan terpadu bagi masyarakat kurang mampu.
Lokasi yang ditinjau merupakan lahan fasilitas sosial dan umum (fasos-fasum) milik daerah seluas sekitar 7,6 hektare, yang akan dikembangkan menjadi sekolah berkonsep boarding school dengan jenjang SD, SMP, hingga SMA.
"Alhamdulillah, tim Kementerian PUPR sudah melihat langsung kondisi lahan yang kami siapkan. Hasil peninjauan menunjukkan lahan ini sangat layak untuk dibangun Sekolah Rakyat," ujar Dedy Supriyadi.
Baca Juga: DPR Desak Perbaikan Tanggul Jebol yang Rugikan Petani hingga 5 Kali Gagal Panen
Ia menambahkan, saat ini Pemkab Bekasi sedang menyempurnakan persyaratan administratif agar pembangunan bisa dimulai bulan depan.
Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
“Kami mendukung penuh program strategis nasional ini, karena selaras dengan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama bagi fakir miskin dan anak terlantar. Pembangunan akan kami kawal cepat, tepat, dan berintegritas,” tegasnya.
Baca Juga: BBWS Ciliwung-Cisadane Siap Tangani Tanggul Jebol Sungai Cilemah Abang Demi Jaga Ketahanan Pangan
Selain Kementerian PUPR, peninjauan juga dihadiri perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Badan Gizi Nasional, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Bappeda, pihak kecamatan, serta pengembang Kota Deltamas.
Badan Gizi Nasional turut melakukan survei awal untuk pembangunan dapur makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi bagian dari fasilitas sekolah. Pemkab Bekasi memastikan seluruh proses pembangunan berjalan transparan dan akuntabel melalui sinergi lintas sektor demi terwujudnya pendidikan yang berkeadilan bagi semua warga.***




