BEKASI.POJOKSATU.id – Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi tidak hanya berdampak pada permukiman warga, tetapi juga menimbulkan berbagai persoalan kesehatan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Supriadinata, mengungkapkan bahwa penyakit yang paling banyak ditemukan pada warga terdampak adalah penyakit kulit dan gangguan saluran pernapasan.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan air yang digunakan untuk minum benar-benar bersih, serta mewaspadai penyakit yang bersumber dari air tercemar seperti leptospirosis dan penyakit kulit,” ujarnya, Sabtu, 31 Januari 2026.
Baca Juga: Banjir Berlanjut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Siagakan Posko dan Tim Medis 24 Jam
Selain layanan pengobatan, Dinas Kesehatan juga mengintensifkan promosi dan penyuluhan kesehatan melalui puskesmas, baik di lokasi pengungsian maupun di lingkungan warga terdampak banjir.
Supriadinata juga mengingatkan para tenaga kesehatan agar menjaga kondisi fisik selama bertugas di lapangan.
“Kami mengimbau tim medis untuk tetap menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, serta selalu membersihkan diri setelah bertugas di lokasi banjir,” demikian kata dia.***




