BEKASI.POJOKSATU.ID - Kebakaran hebat yang melanda Pasar Bancong, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Jumat pagi 23 Januari 2026 masih menyisakan tanda tanya besar.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian akibat insiden tersebut belum dapat dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan aparat terkait.

Kobaran api dilaporkan mulai terlihat sejak pagi hari dan dengan cepat menjalar ke sejumlah kios pedagang.

Baca Juga: Kebakaran Pagi Hari Hanguskan Sejumlah Kios di Pasar Bancong Bekasi

Api yang membesar membuat proses penyelamatan barang dagangan menjadi sulit, sementara asap hitam pekat menyelimuti area pasar dan sekitarnya.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan kebakaran.

Sejumlah unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitar pasar.

Baca Juga: Konvergensi Angin hingga Awan Konvektif, Ini Biang Cuaca Ekstrem Bekasi

“Untuk penyebab kebakaran masih belum bisa kami pastikan. Fokus kami saat ini adalah pemadaman dan pengamanan lokasi,” ujar salah satu petugas pemadam kebakaran, dikutip dari akun tiktok @angstore26.

Hingga beberapa jam setelah kejadian, petugas masih melakukan pendinginan di sejumlah titik yang sebelumnya terbakar.

Aparat kepolisian juga tampak berjaga di sekitar pasar guna mengamankan lokasi serta menghindari potensi bahaya lanjutan.

Baca Juga: Pemerintah Daerah Gerak Cepat, Kebutuhan Pengungsi Banjir Jadi Prioritas

Belum ada keterangan resmi terkait jumlah kios yang terbakar maupun nilai kerugian yang dialami para pedagang.

Pendataan kerusakan baru akan dilakukan setelah kondisi dinyatakan benar-benar aman dan api sepenuhnya padam.

“Pendataan kerugian dan jumlah kios terdampak akan kami lakukan setelah proses pemadaman selesai dan lokasi aman untuk dimasuki,” kata petugas.

Akibat kebakaran tersebut, aktivitas Pasar Bancong untuk sementara dihentikan.

Sejumlah pedagang terlihat berkumpul di sekitar area pasar, sebagian mencoba memastikan kondisi kios mereka dari kejauhan.

Baca Juga: Tanah Terus Bergerak, Pemerintah Siapkan Langkah Darurat Cegah Longsor Susulan

Raut cemas dan pasrah tampak dari wajah para pedagang yang belum mengetahui nasib barang dagangannya.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area kebakaran dan memberikan ruang bagi petugas yang masih bekerja.

Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan warga sekaligus memperlancar proses penanganan di lapangan.

Baca Juga: Perumnas 3 Banjir, Ketinggian Air Capai 1 Meter Lebih

“Kami minta masyarakat tidak mendekat karena masih ada potensi bahaya. Mohon beri ruang kepada petugas,” ujar aparat yang melakukan pengamanan.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan rampung, aparat gabungan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan dan memberikan informasi resmi terkait hasil investigasi, termasuk estimasi kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran Pasar Bancong tersebut.***