POJOKSATU.id - Pihak sekolah SMPN 4 Kota Bekasi mengakui bahwa mereka tidak mengetahui adanya kegiatan latihan Paskibra gabungan yang dilakukan di lingkungan sekolah, Rabu, 19 Juli 2023.

Kepala sekolah SMPN 4 Kota Bekasi, Sungkawati, menjelaskan bahwa kejadian pencurian kendaraan bermotor terjadi saat adanya latihan Paskibra tersebut, namun mereka tidak mendapatkan pemberitahuan terkait agenda latihan tersebut.

Selain itu, Sungkawati juga menyatakan bahwa tidak ada pemberitahuan yang diberikan kepada pihak sekolah terkait latihan Paskibra gabungan tersebut.

Hal ini menyebabkan satu kendaraan bermotor milik siswa SMPN 54 hilang saat kejadian tersebut.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kasus Pencurian Motor di SMPN 4 Kota Bekasi

"Korban pencurian bukan merupakan siswa dari SMPN 4, karena pihak sekolah melarang para siswa membawa kendaraan ke sekolah," tutur dia, Kamis, 20 Juli 2023.

Kepala sekolah juga membantah bahwa tidak ada petugas keamanan yang melakukan penjagaan saat kejadian pencurian sepeda motor.

Dia menjelaskan bahwa sekolah memiliki dua petugas keamanan, namun saat kejadian salah satu dari mereka sedang sakit dan yang sehat sedang berjaga.

Namun, karena ada kebutuhan untuk makan, petugas keamanan yang berjaga tersebut sempat izin untuk membeli makanan.

Baca Juga: Pelaku Jambret di Bekasi Utara Gagal Kabur Gara-Gara Nabrak Tembok

Sebagai langkah selanjutnya, pihak sekolah SMPN 4 Kota Bekasi akan berkoordinasi dengan sekolah SMPN 54 Kota Bekasi yang menjadi korban pencurian sepeda motor di lingkungan sekolah mereka.***