BEKASI.POJOKSATU.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Babelan, yang berada di bawah komando Polres Metro Bekasi, sukses menggagalkan rencana tawuran antarremaja pada Minggu dini hari, 30 November 2025.
Upaya pencegahan ini dilakukan melalui patroli kewilayahan intensif yang ditingkatkan demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Operasi pengamanan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Babelan, Kompol Wito, serta didampingi oleh Perwira Pengendali, Ipda Augusman Harefa.
Patroli melibatkan personel gabungan dari berbagai unit, meliputi Reskrim, Samapta, Bhabinkamtibmas, Unit Intelijen, serta Pokdarkamtibmas (Pokdar Kamtibmas) sebagai mitra pengawasan keamanan masyarakat.
Lokasi pengungkapan pertama di Kampung Pulo Timaha, Desa Babelan Kota: Aparat mengamankan lima remaja dan enam sepeda motor di titik yang diduga menjadi lokasi awal perkumpulan massa remaja.
Baca Juga: Samapta Polres Metro Bekasi Perkuat Patroli Jalan Kaki, Cegah Kejahatan Malam
Kemudian polisi beranjak ke Gang Al Mabrur, Kelurahan Kebalen: Polisi menemukan 11 sepeda motor lain beserta beragam jenis senjata tajam dan benda berbahaya yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Dari keseluruhan operasi, Polsek Babelan mengamankan lima remaja, 17 unit sepeda motor, serta sembilan senjata tajam berikut alat berisiko tinggi lainnya. Seluruh barang bukti dan para remaja tersebut telah dibawa ke Mapolsek Babelan untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim.
“Dari dua lokasi, kami mengamankan 5 remaja, 17 motor, dan 9 senjata tajam serta barang berbahaya lain. Semuanya sudah berada di Polsek Babelan untuk proses penyelidikan,” jelas Kapolsek.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa turut memberikan apresiasi atas langkah sigap tersebut. Ia menegaskan, pencegahan tawuran menjadi bagian penting dari strategi menjaga ketertiban di ruang publik, terutama pada jam-jam rawan di akhir pekan.
“Patroli dan langkah penindakan yang cepat adalah implementasi nyata komitmen kami dalam memastikan wilayah tetap aman dan kondusif,” tegas Mustofa.
Keberhasilan ini dipandang sebagai langkah strategis yang mampu mencegah gangguan sosial, meminimalkan risiko kekerasan, dan sekaligus mempersempit ruang gerak aktivitas yang membahayakan di kalangan remaja. Polres Metro Bekasi memastikan patroli preventif akan terus digencarkan guna menjaga keamanan lingkungan serta memberi rasa aman bagi masyarakat luas.***




