BEKASI.POJOKSATU.id - Aksi sekelompok remaja yang membawa senjata tajam sambil berteriak di Jalan Raya Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, membuat warga setempat resah. Aksi tersebut terjadi pada Sabtu, 5 Juli 2025, malam dan terekam kamera warga, lalu viral di media sosial.
Seorang warga bernama Nurjaya (42 tahun) mengungkapkan bahwa kejadian serupa sudah sering terjadi, khususnya setiap akhir pekan. Namun, insiden yang terjadi pada Sabtu malam dinilai lebih parah dibanding sebelumnya.
“Masalah tawuran benar. Sudah sering terjadi tiap minggu. Kebetulan Sabtu kemarin itu parah banget, celuritnya panjang-panjang. Waktu saya keluar, diserang, dianggap musuh,” kata Nurjaya kepada wartawan, Senin, 7 Juli 2025.
Baca Juga: Petugas Damkar Bekasi Tertipu Laporan Palsu, Ternyata Dijadikan Alat Tagih Utang Pinjol
Menurutnya, para remaja tersebut datang secara tiba-tiba dan langsung menyerang warga yang tengah duduk di depan rumah. Mereka juga merusak fasilitas umum dan bangunan ruko di sepanjang jalan.
“Pas dia bentrok di sini, saya bilang ‘woi jangan ribut di sini’. Kata dia, saya enggak ganggu warga. Lah gimana enggak ganggu, ini warga pada bangun semua,” ujarnya.
Nurjaya berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas agar wilayah Setiamekar kembali kondusif dan warga merasa aman.
Sementara itu, Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti menyatakan bahwa kasus ini sedang dalam penyelidikan. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Baca Juga: RSUD Cabangbungin Klarifikasi 5 Isu Viral: Dari PHK Outsourcing hingga Dugaan Kasus Asusila
“Masih dalam penyelidikan dan upaya pengenalan wajah-wajah pada video itu. Belum diketahui apakah mereka anak Setiamekar atau Arenjaya, karena lokasinya berada di perbatasan,” jelas Kompol Wuryanti.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Tambun Selatan juga telah meningkatkan intensitas patroli malam serta ronda bersama warga dan ketua RW.
“Kami ronda sampai subuh dan patroli bersama para ketua RW di Desa Setiamekar. Pukul 06.00 pagi baru kembali ke kantor,” tandasnya.***




