BEKASI.POJOKSATU.id - Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi menyinggung soal banyaknya angka pengangguran di Kabupaten Bekasi di tengah lautan industri.

Dalam satu sesi obrolan mereka ketika Ade Kuswara bersama wakilnya dr. Asep Surya Atmaja berkunjung ke kediaman Dedi Mulyadi di Subang pekan lalu.

Pertemuan itu diabadikan dalam salah satu video di channel KANG DEDI MULYADI CHANNEL yang sudah ditonton lebih dari dua ratus ribu kali.

Baca Juga: Bagaimana Cara Pertahankan Sawah di Kabupaten Bekasi? Simak Obrolan dengan Ade Kuswara dengan Dedi Mulyadi

Ade Kuswara saat itu menyebut jumlah pabrik di Kabupaten Bekasi ada sekitar 7.600-an dan bersambut pertanyaan Dedi Mulyadi tentang angka pengangguran.

"Sebagai bupati, kepada setiap PT di industri, 1 PT 10 orang dikali 7.600 itu bisa menekan angka pengangguran, Perbupnya dibuat, harus dijalankan," kata Ade Kuswara Kunang.

Saat Dedi bertanya tentang SMK di Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara menjawab jumlahnya sedikit dan meminta bantuan kepada pemerintah provinsi agar agar ditambah.

"Nanti SMK di sana atau bangun SMK baru saya menyebutnya SMK Jawa Barat Istimewa. Jadi di SMK itu akan diarahkan anak-anak di-camp. Di sekolah ada mesnya, bareng aja bareng bupati membangunnya," kata Dedy.

Lanjut mantan anggota DPR RI itu sekolah dibangun berbasis industri dan disiplin seperti pola SMK Taruna Nusantara.

Baca Juga: Ribuan Kepala Keluarga di Muaragembong Terdampak Banjir Rob

"Direktrut anak-anak terbaik se-Kabupaten Bekasi, sekolahnya dibikin free, mulai sepatu sampai makan dijamin pemerintah. Saya ingin 1 tahun akademik belajar di kelas, 2 tahunnya di pabrik," kata dia.

Dengan itu, kata Dedi, dia yakin anak-anak SMK tersebut akan diminati industri karena setiap hari sudah melakukan praktikum.

Ade pun tampak mengiyakan pernyataan Dedi. Dia juga menyatakan visi misinya sebagai bupati, minimal ada 3 SMA-SMK di setiap kecamatan.***