BEKASI.POJOKSATU.id - Kekeringan yang melanda Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, mulai berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah warga dilaporkan mengalami krisis air bersih hingga harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, sebagian warga bahkan telah kehabisan persediaan air bersih selama 3 hari terakhir.
Sebagai respons cepat, BPBD Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan sebanyak 10.000 liter air bersih kepada warga terdampak pada Selasa, 9 Juni 2026.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dody Supriadi, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada 30 kepala keluarga atau sekitar 90 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.
Baca Juga: 1.139 Keluarga Kurang Mampu di Desa Tamansari Setu Terima Bantuan Pangan dari Bulog
Distribusi dilakukan di dua lokasi, yakni Kampung Pasir Kupang RT 2 RW 1 dan Kampung Tegal Badak RT 9 RW 5, Desa Nagasari.
Dody mengimbau masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih agar segera melapor melalui pemerintah desa atau kecamatan setempat sehingga bantuan dapat segera ditindaklanjuti oleh BPBD.
"Kami sarankan masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih segera melapor melalui desa atau kecamatan setempat agar dapat diteruskan kepada BPBD," katanya.
BPBD Kabupaten Bekasi juga terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di sejumlah wilayah sebagai langkah antisipasi apabila terdapat daerah lain yang membutuhkan bantuan serupa selama musim kemarau berlangsung.***




