BEKASI.POJOKSATU.id - Kodim 0509 Kabupaten Bekasi berhasil menyelenggarakan Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-119 Tahun 2024 di Desa Karang Mukti, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi.

Di tengah pesatnya Kawasan Industri, Kabupaten Bekasi masih terdapat berbagai kekurangan. Masyarakat Desa Karang Mukti, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, yang mayoritas bekerja sebagai petani, masih menghadapi minimnya akses jalan pertanian dan jalan lingkungan. Hal ini menghambat kegiatan pertanian dan mobilitas masyarakat desa.

Selain minimnya akses jalan, masih banyak warga Desa Karang Mukti yang hidup dalam keterbatasan. Pak Anda, seorang pengepul rongsok, telah tinggal puluhan tahun di sebuah rumah yang tidak layak huni. Rumah Pak Anda terbuat dari berbagai macam barang bekas yang dikumpulkannya setiap hari. Kondisi ini sangat memprihatinkan.

Masalah lain yang dihadapi oleh masyarakat desa adalah jauhnya akses dan minimnya fasilitas kesehatan untuk anak-anak. Hal ini berdampak pada tingginya angka stunting dan kesulitan dalam imunisasi balita di desa tersebut.

Menanggapi segala keluhan masyarakat Desa Karang Mukti, Dandim 0509/Kab. Bekasi, Letkol. Inf. Danang W, S.I.P., bersama pemerintah setempat, dan unsur kepolisian melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 di desa tersebut.

Sebagai Dansatgas TMMD ke-119 Bekasi, Letkol Inf. Danang W, S.I.P., menjelaskan bahwa kegiatan TMMD kali ini dilaksanakan dengan dua target pembangunan, yaitu kegiatan fisik dan non-fisik.

"Kegiatan fisik meliputi pembangunan jalan pertanian dan jalan lingkungan sepanjang 1075 meter, pembangunan Posyandu untuk masyarakat Desa Karang Mukti, pembangunan tembok penahan tanah, pembangunan rumah layak huni, pembangunan 10 titik MCK, dan pembangunan saluran air," tutur dia, Senin, 25 Maret 2024.

"Sedangkan kegiatan non-fisik mencakup berbagai penyuluhan, seperti kedisiplinan, bahaya narkoba, tata tertib lalu lintas, kamtibmas dan siskamling, bahaya terorisme, rekrutmen TNI-Polri, kesehatan lingkungan, penurunan stunting, kenakalan remaja, UMKM, dan kerukunan hidup bersama," lanjut dia.

Setelah 30 hari pelaksanaan TMMD dari 20 Februari hingga 20 Maret 2024, Satgas TMMD ke-119 Kodim 0509/Kab. Bekasi berhasil menyelesaikan semua target pembangunan dengan 100 persen penyelesaian.

Ibu Aay, seorang warga desa Karang Mukti, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI setelah pembangunan saluran air selesai.

"Terima kasih banyak kepada TNI, sebelumnya di desa ini banjir setiap hujan, sekarang tidak lagi. Jalan juga sudah bagus, alhamdulillah," ucap ibu Aay.

Pak Anda, salah satu penerima bantuan rumah layak huni, juga mengucapkan terima kasih kepada satgas TMMD.

"Saya sangat berterima kasih, sekarang saya memiliki rumah layak huni seperti orang lain. Saya hanya tukang rongsok, tidak mampu membangun sendiri. Saya sangat bersyukur rumah saya dibangun oleh TNI," kata Pak Anda.

Kasdam Jaya/Jayakarta Brigjen TNI Tatang Subarna menyampaikan bahwa selama satu bulan pelaksanaan TMMD, berbagai kegiatan telah dilakukan, mulai dari pembangunan fisik hingga non-fisik.

"Pelaksanaan pembangunan ini merupakan respons terhadap masukan dan kebutuhan masyarakat setempat, dan saya bersyukur bahwa semua sasaran yang ditetapkan berhasil tercapai 100 persen," ungkap Tatang.

Setelah apel penutupan, Brigjen TNI Tatang Subarna menyerahkan bantuan serta kunci rumah rutilahu secara simbolis kepada perwakilan penerima bantuan.

Dilakukan juga pembagian bantuan sosial kepada 250 warga setempat serta penyelenggaraan pasar murah dengan menjual beras murah sebanyak 5 ton dengan harga jual 53 ribu rupiah per 10 kilogramnya.

Sebelumnya, pembukaan TMMD ke-119 telah dilakukan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, yang menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pelaksanaan TMMD. Dani Ramdan juga mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah serta berharap agar kerjasama tersebut terus terjaga untuk kemajuan daerah.***