BEKASI.POJOKSATU.id - Sudah berbulan-bulan eskalator Stasiun Bekasi tidak berfungsi. Padahal, fasilitas itu berguna bagi pengguna KRL dan juga kereta jarak jauh.

Sebagai bentuk protes, sebagian pengguna KRL melakukan aksi tabur bunga di eskalator Stasiun Bekasi yang rusak itu.

Mereka menaburkan kelopak bunga, meletakkan bunga di depan nisan berbahan karton bertuliskan 'RIP Eskalator Stasiun Bekasi'.

Baca Juga: Perjalanan KRL Cikarang Tersendat Gara-Gara Ulah Orang Iseng

Salah seorang pengguna Commuter Line asal Tangerang Selatan, Berlian Idris, 47 tahun menyesalkan pihak Commuter Line yang belum memperbaiki sarana di Stasiun Bekasi.

Padahal, pelayanan dari Kereta Api Indonesia sudah tergolong bagus dan sangat baik dari tahun ke tahun.

Akan tetapi, dengan tidak berfungsinya eskalator membuat layanan jadi menjadi buruk.

"KAI diberikan kekuatan untuk segera menghidupkan kembali eskalator yang mati ini," ujar Idris, Rabu, 31 Januari 2024.

Berdasarkan informasi, eskalator Stasiun Bekasi itu sudah tidak berfungsi sejak Oktober 2023.

Baca Juga: Perempuan Pengguna Kereta Api Ingin Ada Penambahan Gerbong Khusus Wanita

Hari ini, kata Idris, tepat 100 hari eskalator Stasiun Bekasi berhenti berfungsi dan tidak diperbaiki.

"Kami membawa karangan bunga, kemudian ada makam, tadi temen-temen juga tabur bunga, kita berdoa di sana. Kita mendoakan supaya KAI lebih baik lagi melayani publik," tutur dia.

"Karena KAI ini sudah bagus sekali tinggal kita yang mendorong terus agar memperbaiki pelayanannya terutama masalah eskalator yg sudah 100 hari mati ini," tambah dia.

Mega, 26 tahun, warga Bekasi yang juga pengguna KRL, merasa kesulitan karena tidak ada eskalator itu.

Baca Juga: Kota Bekasi Mau Ulang Tahun ke-27 Nih, Yuk Ikutan Sayembara Desain Logo Berhadiah Total Belasan Juta

"Kita lihat bersama-sama ada beberapa orang yang kesulitan ketika membawa koper dan juga anak-anak kecil jika tidak berfungsinya eskalator itu," jelas Mega.

Dia berharap dengan dilakukan aksinya tersebut, membuat pihak Kereta Api Indonesia bisa segera memperbaiki eskalator tersebut.

"Kita ingin pelayanan publik yang lebih baik lagi," tutup Mega.***