BEKASI.POJOKSATU.id - Salah seorang warga meminta pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-17106 atau SPBU Bulan-Bulan untuk bertanggung jawab atas kerusakan kendaraannya.

Karena setelah mengisi BBM di SPBU Bulan-Bulan, motornya malah mogok.

Beberapa kendaraan mengalami kerusakan usai mengisi BBM di SPBU Bulan-Bulan kompak berdatangan pada pukul 21.00 WIB.

Baca Juga: SPBU Bulan-Bulan Diserbu Pelanggan, Motor Justru Mogok Usai Isi Bensin

Sejumlah masyarakat menggeruduk kantor operator SPBU tersebut untuk meminta ganti-rugi kerusakan kendaraannya.

BBM jenis Pertalite pada SPBU Bulan-Bulan tersebut diduga sudah bercampur dengan air dan membuat kendaraan mogok dan tidak bisa berjalan.

Seorang pengendara mobil Jesica (35 tahun) menerangkan kendaraannya mengalami mogok usai mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Bulan-Bulan yang berada di Jalan Ir. Juanda, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

"Semalam saya mengisi BBM disini itu 35 liter dan tiba-tiba ingin arah pulang mobil mogok dan tidak bisa jalan," tegas Jesica kepada bekasi.pojoksatu.id, Selasa, 26 Maret 2024.

Dia menerangkan kendaraannya harus masuk ke bengkel untuk diperbaiki dan mengeluarkan biaya lebih hanya karena kelalaian pihak SPBU.

"Ini bisa dibilang SOP yang salah. Karena sekelas SPBU seharusnya bisa memastikan BBM yang akan dijual apakah tercampur air atau tidak," jelas dia.

Jesica mengaku sudah menguras air yang berada di dalam tangki BBM kendaraannya. Namun hingga saat ini kendaraannya belum dapat digunakan tersebut.

"Semalam sudah dikeluarkan semua itu hampir 10 botol ukuran 1 liter, tapi pas di bengkel masih keluar air dan harus ganti fuel pump pada tangki bensin," demikian kata dia.***