BEKASI.POJOKSATU.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ketenagakerjaan sebagai upaya mitigasi terhadap maraknya praktik penipuan dan percaloan tenaga kerja di wilayah tersebut.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, mengungkapkan bahwa tingginya angka pengangguran membuat para pencari kerja cenderung menurunkan kewaspadaan, sehingga lebih rentan menjadi korban penipuan lowongan kerja.

“Selama ini pola yang digunakan adalah menunggu laporan. Pola seperti ini perlu diubah agar bisa menghadirkan mitigasi sejak dini terhadap praktik calo tenaga kerja yang justru merugikan masyarakat,” ujar Wildan kepada awak media, Senin, 5 Mei 2025.

Baca Juga: Orang Tak Dikenal Tantang Wartawan yang Liput Lokasi Dugaan Penipuan di Duren Jaya

Wildan menegaskan pentingnya peran aktif Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dalam mengawasi aktivitas lembaga penyalur kerja. Ia menyoroti bahwa banyak pencari kerja mengabaikan tanda-tanda penipuan karena kondisi psikologis yang mendesak.

“Banyak orang butuh kerja dan akhirnya standar selektifnya menurun. Padahal jika diperhatikan lebih teliti, banyak hal janggal yang bisa dikenali sejak awal,” jelas dia.

Ia pun menekankan pentingnya kerja kolaboratif lintas sektor dalam menanggulangi penyimpangan di sektor ketenagakerjaan, mengingat Disnaker Kota memiliki kewenangan pembinaan di tingkat lokal.

Baca Juga: Disnaker Datangi Tempat Penyaluran Tenaga Kerja Ilegal di Bekasi Timur, Kosong Melompong

“Yang kita butuhkan adalah percepatan dan langkah konkret dalam menangani masalah ketenagakerjaan semacam ini,” ucap dia.

Lebih lanjut, Wildan juga mendorong Pemkot Bekasi untuk terus berinovasi dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru demi mengurangi tingkat pengangguran di Kota Bekasi.***