BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Bekasi terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan udara bersih dan lingkungan yang sehat bagi warganya.

Melalui serangkaian program strategis, permasalahan polusi udara, pengelolaan sampah, dan pelestarian ruang terbuka hijau ditangani secara terintegrasi demi mewujudkan kualitas udara Kota Bekasi yang lebih baik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Yudianto, menyampaikan bahwa Pemkot telah mengembangkan infrastruktur hijau seperti taman kota, hutan kota, dan jalur hijau sebagai langkah konkret menekan tingkat polusi udara.

Baca Juga: Longsor Cirebon Tewaskan 14 Orang, Tim Masih Cari Korban yang Terjebak

Tak hanya itu, edukasi publik terus digencarkan—termasuk kampanye larangan membakar sampah dan penanaman pohon di sekolah, perkantoran, hingga pemukiman warga.

"Selain itu, kami juga telah memasang alat pemantau kualitas udara di sejumlah titik strategis," jelas Yudianto, Jumat, 30 Mei 2025.

Berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada pukul 16.00 WIB di wilayah Stasiun Bekasi dan Kayuringin, tercatat angka 80 yang masih masuk dalam kategori Sedang.

Yudianto menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat untuk berkolaborasi dalam menjaga lingkungan, demi mewujudkan udara yang sehat dan lingkungan yang layak huni bagi masa depan.***