BEKASI.POJOKSATU.id – Warga di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di RT 5 RW 4, Kelurahan Bojongmenteng, Bekasi, mengeluhkan bau busuk menyengat yang bersumber dari dapur lembaga tersebut.
Salah satu warga, Subur (35 tahun), mengatakan aroma tak sedap itu muncul dari kubangan air di bagian belakang gedung SPPG.
“Dia (SPPG) bikin lubang persis di depan rumah saya. Baunya luar biasa, seperti comberan, bikin tenggorokan perih kalau dihirup,” ujar Subur, Jumat, 31 Oktober 2025.
Baca Juga: Dampak Pembuangan Limbah Dapur SPPG Bojongmenteng, Warga Rasakan Air Bau dan Bikin Gatal
Menurutnya, bau paling parah tercium pada malam hari, terutama saat angin berembus ke arah permukiman. Akibatnya, aktivitas istirahat warga pun terganggu.
“Kalau malam itu parah banget baunya. Saya sampai tidur pakai masker supaya bisa istirahat,” katanya.
Subur mengaku sudah menyampaikan keluhan melalui grup RT setempat agar pihak terkait segera menindaklanjuti.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Gelar Vaksinasi Rabies Gratis Dukung Target Jawa Bebas Rabies 2029
“Saya kirim pesan ke grup RT, bilang kalau tidur saja saya harus pakai masker. Saya harap ada tanggapan cepat,” tambahnya.
Ia berharap sumber bau yang diduga berasal dari kubangan limbah itu bisa segera ditutup agar tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kualitas air sumur warga sekitar.
“Kalau dibiarkan, bisa jadi sarang jentik nyamuk. Airnya juga bisa meresap ke sumur warga,” pungkasnya.***




