BEKASI.POJOKSATU.ID - Hujan yang mengguyur wilayah Kota Bekasi dalam beberapa hari terakhir memicu sampah longsor di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada Rabu, 31 Januari 2025.
Salah satu petugas TPST Bantar Gebang, Jamai, mengatakan peristiwa longsor bukan kali pertama terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut hampir selalu muncul setiap kali intensitas hujan meningkat.
"Kalau hujan pasti longsor, kadang longsor besar kadang longsor kecil. Alhamdulillah tidak menimbulkan korban. Ini sedang dilakukan penerapan agar sampah tersebut tersusun kembali,” ujar Jamai saat ditemui, Kamis, 1 Januari 2025.
Baca Juga: PA Kota Bekasi Siap Pindah ke Gedung Baru Summarecon pada 2026
Jamai menjelaskan, peristiwa sampah longsor paling parah pernah terjadi pada tahun 2004 silam. Saat itu, longsoran sampah dengan ketinggian signifikan menyebabkan petugas kebersihan tertimbun material.
“Pernah ada korban tahun 2004 lalu, petugas kebersihan kami tertimbun material sampah akibat longsor yang tinggi,” ungkapnya.
Pasca-kejadian longsor terbaru ini, sejumlah alat berat langsung dikerahkan untuk menangani dan menata kembali tumpukan sampah yang bergeser.
Ia juga menjelaskan bahwa TPST Bantar Gebang memiliki lima zona pembuangan, dan lokasi longsor kali ini terjadi di zona empat.
“Ada lima zona di sini, lokasi ini adalah zona keempat. Karena pembuangan tidak hanya di satu titik saja. Memang kelihatan tinggi, tapi bukan hanya di satu lokasi,” jelasnya.
Baca Juga: PA Kota Bekasi Gratiskan 65 Perkara, Warga Tidak Mampu Tetap Bisa Cari Keadilan
Jamai berharap pihak pengelola TPST Bantar Gebang dapat melakukan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan, khususnya menjelang dan selama musim hujan, agar kejadian sampah longsor tidak terus berulang dan membahayakan petugas di lapangan.***




