BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi meyakini kehadiran wisata air Kalimalang akan menjadi pemicu tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di wilayah Kota Bekasi.
Selama ini, kawasan Kalimalang dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, mengatakan bahwa saat ini belum terlihat geliat ekonomi di sepanjang Kalimalang. Namun, kondisi tersebut diyakini akan berubah seiring pengembangan destinasi wisata air yang tengah dipersiapkan.
“Sekarang Kalimalang belum ada kegiatan ekonomi. Ke depan, dengan adanya wisata air, aktivitas ekonomi masyarakat akan mulai tumbuh,” ujar Tri, Senin, 5 Januari 2026.
Baca Juga: Wisata Air Kalimalang Ditarget Rampung Pertengahan 2026, Jadi Destinasi Baru Kota Bekasi
Ia menjelaskan, pengembangan wisata air Kalimalang berawal dari gagasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mendorong setiap daerah memiliki destinasi unggulan untuk meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi kota.
“Inisiatif ini berangkat dari arahan Pak Gubernur, bahwa setiap daerah perlu memiliki satu destinasi yang bisa meningkatkan nilai kota,” ungkapnya.
Tri berharap, ketika wisata air Kalimalang mulai beroperasi, kawasan tersebut tidak hanya menarik minat warga Kota Bekasi, tetapi juga wisatawan dari daerah penyangga seperti Kabupaten Bekasi, Jakarta, hingga wilayah lain di luar kota.
“Harapannya bukan hanya warga Bekasi, tapi juga dari Kabupaten, Jakarta, dan daerah lain, karena akses menuju Bekasi sangat mudah,” jelasnya.
Baca Juga: Tak Bisa Lagi Andalkan Cara Lama, DPRD Bekasi Desak Inovasi Pajak Daerah
Menurut Tri, kemudahan akses transportasi seperti LRT Jabodebek, Transjabodetabek, hingga layanan kereta jarak jauh menjadi keunggulan tersendiri yang dapat menunjang daya tarik wisata air Kalimalang.
“Destinasi ini kami harapkan menjadi tempat wisata yang murah, meriah, dan bisa dinikmati oleh semua kalangan,” pungkas Tri.***




