BEKASI.POJOKSATU.ID - Penemuan jasad pria tanpa identitas di Tempat Pemakaman Umum Komplek BRI, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, memunculkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat terkait keamanan lingkungan.
Lokasi pemakaman yang selama ini dianggap sepi dan minim pengawasan kini menjadi sorotan setelah ditemukannya korban dalam kondisi mengenaskan.
Warga sekitar mengaku resah karena peristiwa tersebut terjadi di area yang kerap dilalui peziarah dan berada tidak jauh dari permukiman.
Baca Juga: Kontroversi Eksekusi Puriasih, Objek Sengketa Masih Diperebutkan
Penemuan jasad itu dikhawatirkan menandakan adanya celah keamanan di wilayah sekitar pemakaman, terutama pada malam hingga dini hari.
"Kalau sudah ada kejadian seperti ini, warga jadi takut. Apalagi TPU ini sering sepi kalau malam, penerangannya juga kurang," ujar warga, 12 Januari 2026.
Korban ditemukan dengan kondisi leher terjerat ikat pinggang dan terdapat memar di bagian wajah.
Baca Juga: Leher Terjerat Ikat Pinggang, Polisi Dalami Kematian Mr X di TPU Bekasi Barat
Polisi menduga korban meninggal akibat kekerasan, meski penyelidikan masih berlangsung.
Situasi tersebut menambah kecemasan warga, terlebih korban diduga masih berusia di bawah umur.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan terus mengumpulkan keterangan dari saksi serta warga sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Akhir Pelarian Pembunuh Terapis Spa, Polisi Ungkap Pelaku Sakit Hati Terhadap Korban
"Kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kasus ini," kata Braiel, 12 Januari 2026.
Warga menilai perlu adanya peningkatan pengawasan di sekitar area pemakaman, baik melalui patroli rutin maupun pemasangan penerangan tambahan.
Selama ini, TPU kerap menjadi lokasi yang sepi aktivitas di luar jam ziarah, sehingga rawan disalahgunakan.
"Harapannya ada patroli rutin, terutama malam hari. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi," kata warga lainnya.
Selain itu, masyarakat juga berharap adanya koordinasi antara aparat kepolisian, pemerintah setempat, dan pengurus pemakaman untuk meningkatkan keamanan lingkungan.
Baca Juga: ODF 100 Persen, Kabupaten Bekasi Sabet Penghargaan Swasti Saba Padapa
Keberadaan kamera pengawas atau pos jaga dinilai dapat menjadi langkah pencegahan ke depan.
Polisi sendiri mengaku akan meningkatkan kewaspadaan di sekitar lokasi penemuan jasad dan wilayah sekitarnya.
Masyarakat juga diminta tidak segan melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan.
Baca Juga: 319 Ribu Kecelakaan Kerja, Menaker Tegaskan Keselamatan Hak Dasar Pekerja
"Kami minta masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami," ujar Braiel.
Kasus penemuan jasad di TPU Jakasampurna ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan lingkungan, terutama di area-area sepi.
Warga berharap aparat segera mengungkap kasus tersebut sekaligus memastikan rasa aman kembali terjaga di lingkungan mereka.***




