BEKASI.POJOKSATU.ID - KPAD Kota Bekasi melakukan penelusuran langsung ke sekolah untuk mengusut kasus dugaan perundungan yang melibatkan dua pelajar di SMAN 2 Bekasi.
Ketua KPAD Kota Bekasi, Novrian, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal dengan mendatangi lokasi guna mengumpulkan informasi secara menyeluruh terkait kejadian tersebut.
“Kami sudah ke sekolah, melakukan penelusuran awal terkait peristiwa ini,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026.
Baca Juga: Kasus Dugaan Bullying Siswi SMAN 2 Bekasi Masih Diselidiki, Polisi Buka Opsi Diversi
Ia menekankan bahwa penanganan kasus yang melibatkan anak harus dilakukan secara hati-hati dan tidak bisa disamakan dengan perkara pada umumnya.
Pendekatan yang digunakan harus mempertimbangkan aspek perlindungan serta kondisi psikologis anak.
KPAD juga akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan proses penyelesaian berjalan tepat dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.
“Kami akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mencari solusi terbaik,” katanya.
Lebih lanjut, Novrian menegaskan pentingnya pendekatan yang berfokus pada pemulihan.
“Pendekatan yang digunakan harus tepat, karena ini menyangkut anak. Jadi yang utama adalah perlindungan dan pemulihan mereka,” jelasnya.
KPAD memastikan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga ditemukan solusi yang berpihak pada anak, sekaligus mencegah dampak lanjutan yang lebih luas.***




