BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bekasi turun tangan menyikapi polemik pembangunan lapangan padel yang berada tepat di samping Asshodriyah Islamic School Bekasi di Jalan Raya Caman, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede.
Pembangunan fasilitas olahraga tersebut sebelumnya dikeluhkan pihak sekolah dan para orang tua murid karena dinilai mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa.
Menindaklanjuti aduan tersebut, Dinas Tata Ruang Kota Bekasi langsung menghentikan sementara aktivitas pembangunan dan berencana mempertemukan kedua belah pihak melalui mediasi.
Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Arif Maulana, mengatakan langkah mediasi dilakukan agar persoalan tidak berkepanjangan dan dapat diselesaikan secara musyawarah.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Tunggu Kepastian Bantuan Pusat untuk Flyover Bulak Kapal
“Insyaallah hari ini akan kami mediasi antara pemilik lapangan padel dengan pihak sekolah,” kata Arif kepada awak media, Selasa 12 Mei 2026.
Menurutnya, setiap pembangunan usaha maupun fasilitas olahraga tetap harus memperhatikan dampak terhadap lingkungan sekitar, terutama jika lokasinya berdekatan dengan area pendidikan.
Arif menjelaskan, laporan terkait gangguan aktivitas belajar disampaikan langsung oleh pihak sekolah serta para orang tua siswa.
“Terakit dengan adanya pengaduan yang disampaikan melalui sekolah dan juga dari orang tua murid, kami dari Dinas Tata Ruang menghentikan sementara terkait dengan kegiatan pembangunan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkot Bekasi ingin mencari solusi terbaik agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan dalam persoalan tersebut.
Baca Juga: AIS Bekasi Tolak Pembangunan Lapangan Padel di Dekat Area Sekolah
“Kami dari Pemerintah ingin mencari solusi bersama-sama, agar tidak ada satu pihak pun yang dirugikan,” tutupnya.
Belakangan, pembangunan lapangan padel di kawasan Jalan Raya Caman memang menjadi perhatian warga.
Selain lokasinya yang berada dekat sekolah, aktivitas proyek disebut berlangsung saat jam belajar sehingga dikhawatirkan mengganggu konsentrasi siswa di dalam kelas.***




