BEKASI.POJOKSATU.id - Proyek pembangunan Wisata Air Kalimalang di kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi dipastikan mengalami keterlambatan dari target penyelesaian awal yang telah direncanakan.
Keterlambatan proyek tersebut disebut dipengaruhi situasi geopolitik global serta cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.
Direktur Utama PT Mitra Patriot Kota Bekasi, David Rahardja, mengatakan kondisi global turut berdampak terhadap proses pembangunan kawasan wisata air tersebut.
Baca Juga: Pembangunan Lapangan Padel Dekat AIS Bekasi Masih Dihentikan, Pemkot Bekasi Tunggu Kajian Dampak
Menurutnya, sejumlah material pembangunan masih didatangkan dari luar negeri, termasuk dari China, sehingga proses pengiriman ikut terdampak.
“Ini bukan sekadar dampak perang global, tapi juga cuacanya cukup ekstrem di bulan Maret dan April lalu sehingga pengerjaannya tidak bisa maksimal,” ujar David, Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menjelaskan, situasi global menyebabkan kenaikan harga bahan baku sekaligus menghambat distribusi material pembangunan.
Akibat kondisi tersebut, target penyelesaian proyek yang sebelumnya dijadwalkan selesai pada Mei 2026 belum dapat tercapai.
“Ini kenapa sampai hari ini yang target awalnya di bulan Mei itu belum terealisasi,” katanya.
Baca Juga: Jasa Raharja Pastikan Santunan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Tuntas
David menyebut proses pembangunan saat ini masih terus berlangsung di sejumlah titik kawasan wisata.
Karena itu, agenda grand opening atau peresmian Wisata Air Kalimalang pun harus dijadwalkan ulang.
“Kemungkinan Agustus baru akan rampung,” tuturnya.
Diketahui, proyek Wisata Air Kalimalang nantinya akan mengusung konsep wisata air dan kuliner di sepanjang aliran Kalimalang wilayah Kota Bekasi.
Keberadaan destinasi tersebut diharapkan dapat menjadi pusat wisata baru sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.***




