BEKASI.POJOKSATU.id
– Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh percepatan pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) 100% melalui sinergi lintas perangkat daerah hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh pemerintah kota Bekasi bersama seluruh camat dan lurah se-Kota Bekasi dengan menghadirkan BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota sebagai narasumber.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan persepsi dan memperkuat kolaborasi pemerintah kota dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, baik pekerja formal maupun informal, termasuk pekerja rentan yang selama ini belum terlindungi.

Baca Juga: Revisi Aturan Outsourcing Ditarget Rampung Juli 2026, Fokus Batasi Pekerjaan Alih Daya

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota, A. Fauzan, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Bekasi terhadap program Universal Coverage Jamsostek.

"Komitmen yang ditunjukkan Pemerintah Kota Bekasi menjadi energi positif bagi kami untuk terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan dukungan camat, lurah, serta seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis target Universal Coverage Jamsostek dapat dicapai sehingga semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan atas risiko kecelakaan kerja, kematian, hari tua, pensiun, hingga kehilangan pekerjaan," ungkap Fauzan.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota per Juni 2026, cakupan Universal Coverage Jamsostek di Kota Bekasi saat ini mencapai 44,99 persen dengan jumlah pekerja yang telah terdaftar sebanyak 515.105 orang.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Ajak Warga Dukung Survei Ekonomi BPS demi Data Pembangunan yang Akurat

Masih terdapat potensi pekerja yang perlu mendapatkan perlindungan sehingga diperlukan kolaborasi yang lebih masif antara pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

Sepanjang tahun 2023 hingga 2025, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan manfaat program dan beasiswa kepada peserta di Kota Bekasi dengan total nilai mencapai Rp2,7 triliun, sebagai bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja dan keluarganya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Bekasi bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memperkuat langkah-langkah strategis dalam memperluas kepesertaan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, serta mempercepat terwujudnya Universal Coverage Jamsostek.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Siapkan Perpustakaan Digital Modern, Ditargetkan Rampung Akhir 2028

Sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Kota Bekasi sebagai daerah yang seluruh pekerjanya terlindungi, sehingga cita-cita menuju Kota Bekasi yang semakin keren, nyaman, dan sejahtera dapat terwujud.***