BEKASI.POJOKSATU.id -  Korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi, Selasa, 28 April 2026

Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, total korban terdampak mencapai 98 orang. Dari jumlah tersebut, 14 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka.

Penanganan korban dilakukan di sedikitnya 10 rumah sakit, dengan RSUD Kota Bekasi menjadi salah satu pusat utama perawatan. Di rumah sakit tersebut, tercatat 50 korban luka tengah dirawat, serta tiga korban meninggal dunia.

Tiga korban meninggal yang ditangani di RSUD Kota Bekasi diketahui berinisial Nuryati, Nurlaela, dan Enggar Retno Krisjayanti.

Baca Juga: 27 Perjalanan KA Terganggu Imbas Kecelakaan di Bekasi Timur, KAI Terapkan Sistem Satu Jalur

Sementara itu, korban lainnya tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan di Bekasi, seperti RS Bella Bekasi, RS Bhakti Kartini, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Mitra Plumbon, RS Primaya, RS Siloam Bekasi Timur, RSUD Kabupaten Bekasi, hingga RS Mitra Barat.

Beberapa rumah sakit juga melaporkan adanya korban meninggal dunia selain korban luka yang dirawat. Di RS Bella Bekasi, satu korban meninggal dunia tercatat atas nama Ristuti Tustirahato. Sementara di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur, satu korban meninggal dunia atas nama Adelia Rifani.

Sejumlah korban luka juga telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis, sementara lainnya masih menjalani perawatan intensif di berbagai rumah sakit.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan proses penanganan korban masih terus berjalan. Selain itu, identifikasi korban meninggal dunia juga masih dilakukan oleh tim terkait.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Gerak Cepat Tangani Korban Tabrakan Kereta, Sampaikan Duka Mendalam

Pendataan korban pun terus diperbarui seiring perkembangan di lapangan, termasuk kemungkinan adanya perubahan jumlah korban maupun kondisi pasien.***