BEKASI, POJOKSATU.id - Polres Metro Bekasi Kota menerjunkan sebanyak 1.344 personel gabungan untuk memperketat pengamanan di seluruh wilayah Kota Bekasi pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Langkah antisipatif ini disiagakan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di tengah gelombang aksi unjuk rasa yang tengah berlangsung di Jakarta.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, mengonfirmasi bahwa hingga Rabu sore, situasi keamanan di Kota Bekasi terpantau kondusif dan terkendali tanpa ada gangguan ketertiban yang berarti.

"Alhamdulillah sampai sore hari ini, kondisi masih aman terkendali untuk wilayah Kota Bekasi," kata Putu saat memberikan rilisnya, Rabu, 28 Oktober 2026.

Penyekatan dan penjagaan intensif difokuskan di perbatasan serta simpul transportasi utama, termasuk stasiun kereta api, terminal bus, dan ruas jalan arteri utama Kota Bekasi. Pengawasan ketat ini bertujuan menyaring mobilisasi massa, khususnya pergerakan kelompok pelajar yang hendak bertolak menuju titik demonstrasi di ibu kota.

Meski hingga kini jajaran kepolisian belum menemukan indikasi pergerakan rombongan pelajar ke Jakarta, Kombes Putu menginstruksikan anggotanya untuk tetap siaga. Ia juga mengimbau para siswa di Kota Bekasi agar tidak mudah terprovokasi dan memilih fokus pada kegiatan belajar demi menjaga keselamatan diri serta kondusivitas wilayah.