BEKASI.POJOKSATU.id - Di wilayah Jawa Barat, Jasamarga Metropolitan Tollroad juga mencatat peningkatan arus kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta. Total kendaraan yang tercatat mencapai 67.633 unit atau naik 13,02 persen dibandingkan lalu lintas normal pada 27 Maret 2026.
Sebaliknya, kendaraan yang menuju Bandung dan sekitarnya justru mengalami penurunan sebesar 6,71 persen dengan total 69.660 kendaraan, menandakan pergeseran arus menuju fase arus balik.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan distribusi lalu lintas terpantau melalui dua gerbang tol utama.
"Di GT Cileunyi, volume kendaraan menuju Jakarta dan Bandung mencapai 37.073 unit atau naik 29,72 persen. Namun, kendaraan menuju Rancaekek dan Garut tercatat 36.462 unit atau turun 3,65 persen," kata dia dalam keterangan resmi, Sabtu, 28 Maret 2026.
Sementara itu, di GT Pasteur, kendaraan yang menuju Jakarta tercatat 30.560 unit atau turun 2,24 persen, sedangkan arus masuk ke Bandung mencapai 33.198 kendaraan atau turun 9,85 persen.
"Pihak Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari kondisi kendaraan, kesiapan fisik pengemudi, hingga kecukupan BBM dan saldo uang elektronik," kata dia.
Pengguna juga diminta menggunakan satu kartu elektronik yang sama pada sistem transaksi tertutup untuk kelancaran perjalanan.***




