BEKASI.POJOKSATU.id - Kesibukan menjalankan tugas sebagai anggota kepolisian tidak menyurutkan semangat AKP Rumangga Putratama Napitupulu untuk terus berprestasi.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bekasi Selatan itu berhasil meraih juara kedua nomor estafet gaya bebas 4 x 25 meter dalam ajang South East Asian Aquatics (SEAA) Masters Swimming Championships Short Course 2026.
Prestasi tersebut diraih dalam kejuaraan renang internasional yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, pada 17-18 Oktober 2026.
Kompetisi itu diikuti peserta dari tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Singapura, China, dan Filipina.
Di tengah tanggung jawabnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Rumangga tetap berupaya menjaga kebugaran melalui olahraga renang. Baginya, olahraga bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang, melainkan juga sarana membangun kedisiplinan dan ketahanan mental.
Capaian tersebut memperlihatkan bahwa kesibukan dalam pekerjaan tidak harus menjadi penghalang untuk mengembangkan potensi diri. Dengan konsistensi dan kemauan, kesempatan untuk berprestasi tetap terbuka di tengah berbagai tanggung jawab.
“Olahraga renang mengajarkan banyak hal, mulai dari kedisiplinan, konsistensi, kerja sama tim, hingga sportivitas. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menjalankan tugas sebagai anggota Polri,” ujar Rumangga, Minggu 18 Oktober 2026.
Menurut dia, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk pola hidup sehat sekaligus membangun karakter yang tangguh. Latihan yang dilakukan secara konsisten dapat membantu menjaga kebugaran fisik dan melatih kemampuan seseorang untuk menghadapi tantangan.
Nilai kedisiplinan yang diperoleh melalui olahraga, lanjutnya, juga dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Karena itu, ia memandang aktivitas olahraga sebagai bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan.
Rumangga berharap prestasinya dalam kejuaraan tersebut dapat mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan kebugaran tubuh dan menjadikan olahraga sebagai kebiasaan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memulai aktivitas olahraga sesuai kemampuan masing-masing. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dengan target besar, tetapi dapat dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara teratur.
Selain menjadi ajang untuk mengukur kemampuan, kejuaraan renang internasional juga menjadi ruang untuk mempererat persahabatan antarnegara. Semangat kompetisi yang sehat dan sikap saling menghargai menjadi bagian penting dari setiap pertandingan.
“Mari kita terus menjaga semangat untuk berprestasi, membudayakan olahraga, dan menjunjung tinggi sportivitas demi kesehatan serta kualitas hidup yang lebih baik. Ayo berenang!” pungkasnya.





