BEKASI.POJOKSATU.id - Tiga puluh pelajar yang berasal dari Cileungsi, ditahan pihak kepolisian di Fly Over Rawa Panjang, Jalan Ahmad Yani, Sepanjang Jaya, Kota Bekasi, Sabtu, 16 September 2023, malam.

Menurut laporan yang diakses oleh bekasi.pojoksatu.id di lokasi, para pelajar tersebut berasal dari 4 sekolah yang berbeda di wilayah Cileungsi, Bogor.

Ternyata, pelajar-pelajar ini datang dari Kota Tua dan menghentikan sebuah truk untuk diarahkan ke Cileungsi. Ketika diperiksa, ditemukan sebuah bendera yang diduga sebagai bendera gengster.

Tim Pokdar Bekasi Timur, yang dipimpin oleh Theo Calvin Gunawan, menjelaskan bahwa penangkapan ini dimulai setelah mereka menerima laporan tentang sekelompok remaja yang bergerak di sekitar flyover Rawa Panjang.

Theo Calvin Gunawan menjelaskan bahwa ketika mereka mencoba menghentikan remaja-remaja ini, beberapa di antaranya berusaha melarikan diri, yang kemudian dikejar.

Selain ada yang berjalan kaki, sebagian dari mereka juga menggunakan sepeda motor, meskipun sebagian dari mereka yang naik motor berhasil kabur.

Dia para remaja tersebut membawa sebuah bendera yang diduga sebagai bendera gengster, serta sebuah spanduk dengan nama sekolah para siswa tersebut.

Mereka kemudian menghubungi tim Presisi Polres Metro Bekasi Kota untuk menangani para pelajar yang telah mereka amankan.

Ketika diinterogasi, pihak berwenang tidak menemukan senjata tajam di antara barang-barang yang dibawa oleh para pelajar ini. Meskipun begitu, para pelajar tersebut telah didata oleh pihak berwenang.

Para pelajar yang diamankan telah diserahkan kepada Polsek Cileungsi Bogor karena semuanya berasal dari Cileungsi.

Dalam upaya mencegah tindak kejahatan jalanan dan tawuran, pihak berwenang terus melakukan patroli di berbagai wilayah di Kota Bekasi, baik pada siang hari maupun malam hari.***